Si Ayam Jago, Suzuki Satria FU-150..

Jadilah blog ini, blog gado-gado, alias membahas apa saja yang sekiranya bisa untuk dibahas dengan keterbatasan pengetahuan saya (kadang, malah dibilang sok tahu hehehe.. Emang Gue Pikirin). Saya ingin  membahas sebuah motor yang cukup legendaris di Indonesia, yaitu Suzuki Satria F150. Walau saya bukan biker sejati atau blogger biker, yang nongkrong dengan motor, mengutak-atik motor, ikut konvoi apalagi ikut club motor. Cukup lah motor bagi saya sebagai alat transportasi untuk menuju ketempat saya mengajar,  yang berjarak sekitar 20 km dari rumah.  (dalam bahasa Banjar, motor diartikan mobil sedang motor roda dua sering dengan sepeda motor atau disebut dengan ‘sapida mutur’).

Sumber Gambar : http://suzuki.co.id

Saya pernah dua kali memakai jenis motor ini, ditahun 2007 dan 2011. Dua-dua nya saya beli bekas, karena yang baru termasuk yang tidak bisa saya kejar alias cukup mahal. Berdasarkan situs resmi Suzuki Indonesia, Motor ini memiliki 6 percepatan 1 kedepan dan 6 kebelakang. Jenis mesin termasuk dalam 4 tak, sistem DOCH (Double Over Heat Camshaft). Menurut para blogger biker senior, Sistem ini  dan 4 katup persilinder merupakan salah satu tipe mekanisme katup ( Valve train) yang terlihat hampir pada setiap mesin sepeda motor sport yang mempunyai performa tinggi. Sistem DOHC dengan mekanisme katup direct acting Valve Drive mechanism, memungkinkan oprasional katup yang ekstra halus pada rpm tinggi. Hal ini membuat mesin dapat berputar tinggi yang memberikan sensasi performa sporty dan efisiensi tinggi. Namun sistem ini menurut biker blogger yang lain mempunyai kelemahan yaitu konsumsi BBM yang boros mengingat torsi puncak berada pada rpm atas.

Motor ini Berpendingin Udara SACS, menurut blogger biker lainnya digunakan pada sepeda motor sport performa tinggi, merupakan sistem pendingin Suzuki yang kompak dengan efisiensi tinggi. Sistem ini menyalurkan oli mesin untuk mendinginkan kepala silinder (komponen paling panas dari suatu mesin) dan dilengkapi saluran oli untuk mendinginkan piston. Saluran ini akan mengurangi panas pada bagian bawah piston. SACS memperbaiki efisiensi pembakaran dan memperbaiki konsumsi bahan bakar. Hal inilah yang membuat mesin DOHC FU 150 SC berputar lebih tinggi dan menghasilkan tenaga serta ketahanan yang lebih baik. Kebutuhan oli dalam jumlah yang banyak khususnya untuk kebutuhan pendinginan dan pelumasan maka kapasitas pendingin oli menjadi lebih besar.

Versi terbaru Satri F-150, pada panel depan terdapat mode pilihan dalam menggunakan/mengendarai motor, ada mode eco, power dan biasa. Mode eco digunakan untuk jalan santai, power untuk dibuat kencang dan mode biasa untukpenggunaan standar. Saya telah mencoba ketiganya, nampaknya memang ada sedikit pengaruhnya. Namun karena memang tak pernah  buat kebut-kebutan, saya kira semua mode biasa-biasa saja.

Sebagai jenis bebek kelas Hi-end, merupakan tulang punggung penjualan Suzuki di Indonesia. Nyaris untuk kelas bebek, Satria F-150 tanpa saingan. Tak tergerus oleh maraknya motor matik dan motor sport merk lain, tetap banyak di pakai walau tanpa iklan yang lebih mentereng seperti Yamaha dan Honda.  Namun semua tergantung kepada anda.

Demikian nih, jika bukan biker asli alias gadungan me-review motor. Heheheehehehe

Semoga bermanfaat.

 

About these ads

3 thoughts on “Si Ayam Jago, Suzuki Satria FU-150..

  1. Mas Yunizar, cukup melegakan hati saya, senang membaca tulisannya mengenai satria FU 150 cc ini, karena saya juga pengendara motor ini dan merasa sangat nyaman mengendarai motor ini smp dengan saat ini (dari tahun 2007, motor tahun 2005), motor yg memiliki kualitas yg sangat baik menurut saya.. thxs

    • Ya.. Mas Sampurno, saya sempat dua kali memakai tahun 2007 dan sekarang (2011), sayang nya mas di tingkat moto GP tak kunjung ada yg ber prestasi .. :) terima kasih sdh berkunjung sukses selalu untuk anda ..

  2. Sama2 Mas, iya betul mas belum ada yg ber prestasi memang, tapi bagi saya yg sudah bbrp kali mencoba mengendarai jenis motor2 yg lain hanya kebetulan saja menemukan motor yg sangat “nyaman”, salam untuk keluarga dan sukses selalu untuk blog mas Yunizar ini, terima kasih.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s