DIPA REVISI TA 2011 Akhirnya Terbit Juga

Yang ditunggu-tunggu sejak Agustus 2011 lalu akhirnya datang juga. Revisi DIPA 2011 berisi penghematan anggaran, penambahan anggaran TPG/TPP serta Belanja Modal dengan APBNP (dulu ABT). Berdasarkan pengarahan pihak Perencanaan sepertinya penghematan banyak dialihkan untuk membayar hutang TPG/TPP kepada guru yang dibayar oleh Kemenag terutama guru PAI di sekolah umum. Lebih lanjut menurut bagian Perencanaan Kanwil, ada sekitar 70 milyar lebih TPG/TPP yang tidak sempat terbayarkan, itu hanya untuk propinsi Kalimantan Selatan, entah propinsi lain.

Sempat juga jadi pertanyaan beliau, kenapa sempat kurang sebesar itu ? Sebenarnya bukan melulu salah di perencanaan, tapi birokrasi yang ribet seputar pembayaran juga berperan hingga Kemenag terutang 70 milyar.
Ilustrasinya begini, dianggarkan dalam setahun pembayaran TPG misalnya Rp 100 juta. Karena syarat2 belum lengkap utk pencairan, maka tidak bisa di bayarkan. Maka uangnya akan kembali ke kas negara. Tahun depan tidak mutlak duit yg Rp 100 jt itu masuk ke anggaran baru. Semua berdasarkan perencanaan baru lagi, untung kalo dihitung yang belum dibayarkan juga, tapi kalo penghitungannya hanya berdasar pada pembayaran tahun ini saja, sdh pasti lewat. Belum lagi jika penghitungannya tidak berdasar pada rencana kenaikan gaji pokok, naik pangkat dan berkala. Sudah pasti anggarannya kurang troossss.

Jika mau, pas.. pas.. pas.. Buat perencanaan sedetil mungkin, .. Banyak satker yang berani begadang koq bikin perencanaan. Apalagi jika pengelolanya guru juga, pasti datanya akan lebih akurat.

Kadang yang beginian bikin nggak enak dengan teman-teman guru PAI di sekolah umum, karena di beberapa kesempatan mereka sudah pada mau demo. Namun, perlu diingat juga dengan kewajiban para guru. Kalo kita (guru) menuntut hak, maka yang bukan guru akan menuntut kewajiban. Biasa lah, mulai dari beban kerja hingga profesionalisme. So, ayo kita buktikan hutangan dari World Bank (katanya sih) untuk membayar TPP/TPG, sungguh berguna untuk kemajuan pendidikan anak bangsa.

Wassalam

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Supervisi Guru .. Hehmm ..

Sejak jadi guru mulai tahun 1998 hingga sekarang, saya di supervisi oleh pengawas sekolah baru tiga kali. Dua kali saat jadi guru honor (salah satu dari yang mengawasi saya jadi kepala dinas) sisanya satu kali saat jadi PNS itupun tahun 2003 yang lalu.

Baru dua hari yang lalu di supervisi lagi, namun bukan oleh pengawas tapi oleh Kepala Madrasah. Semua perangkat pembelajaran mulai dari RPP hingga Analisis Hasil Belajar diperiksa oleh Kepala Madrasah. Sayangnya, supervisi tak berlanjut ke dalam kelas, untuk tahap pertama yang di supervisi kelas adalah guru mata pelajaran yang UN-kan. Entah apakah juga semua guru juga akan disupervisi kelas.

Supervisi yang dilakukan oleh kepala Madrasah merupakan salah satu tugasnya. Tujuannya adalah untuk memastikan kepala sekolah bisa menjamin mutu pendidikan di lembaga yang dipimpinya. Namun, syarat-syarat berupa tumpukan kertas jangan jadi tumpukan keras tak berguna. Benar-benar jadi napas guru untuk melakukan pembelajaran di kelas.

Dalam hati saya agak senang juga, karena biasanya hanya segelintir dan beberapa yang menyiapkan perangkat pembelajaran di awal tahun pembelajaran, namun kali ini semua Guru mempersiapkannya.
Ketahuan juga beberapa guru yang agak kerepotan, .. Maklum, mungkin karena tidak terbiasa aja kali ..

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Kapan nih Revisi DIPA 2011 ?

Dalam beberapa kesempatan sosialisasi di daerah yang dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan, mewanti-wanti kepada satker bahwa proses Revisi DIPA 2011 terakhir tanggal 28 Oktober 2011. Haha, berarti tinggal 8 hari lagi.

Satker yang kekurangan anggaran, terutama anggaran yang harus dibayarkan harap-harap cemas menunggu kepastian adanya revisi atau tidak ada revisi, hingga saat sekarang postingan ini dibuat tidak ada kabar beritanya.

Apa sih pentingnya revisi ? Ya, penting dong. Terutama yang berhubungan dengan TPG, banyak satuan kerja kekurangan anggaran TPG. Kalau satker saya, kurangnya hanya sekitar 30 juta, tapi ada juga satuan kerja, kurang anggarannya hingga ratusan juta rupiah (terutama Kankemenag kab/kota). Bahkan neeh, dengar-dengar kabar TPG nya hanya bisa dibayarkan selama 4 bulan. Wah, perlu banyak bersabar tuh untuk menunggu.

Memang sih, masih bisa dibayarkan pada tahun depan. Bagaimana kalo tahun depan anggarannya kurang lagi alias penghitungannya abal-abalan, atau karena pemerintah nggak ada duitnya. Terpaksa bersabar lagi .. :) donk.

Revisi DIPA diharapkan memang bisa menambah anggaran, namun ada lagi yang lebih penting selain menambah anggaran TPG yg kurang, yaitu penghematan anggaran. Beberapa bulan lalu satker di suruh berhemat sekian persen dari Pagu DIPA, lalu jika tak ada revisi berarti penghematannya batal dong. Asyik donk cyiinn, lembur lagi pengelola keuangan bikin SPTJB

Semoga ada revisi ya cyiinn, nggak ada juga nggak masalah, semoga bermanfaat

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Akhirnya SK Dirjen Pendis Plus NRG Untuk Guru Yang Disertifikasi Tahun 2010 Datang Juga

Kemarin (18/10) KPA membawa SK Dirjen Pendis No. DJ.I/DTII/1302/2011 tertanggal 26 September 2011 berisi tentang penetapan Guru Profesional Dalam Binaan Direktorat Pendidikan Madrasah. SK ‘sakti’  dan yang ditunggu ribuan guru madrasah se Indonesia ini memuat nama-nama guru yang disertifikasi tahun 2011 untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Pendidik tahun 2011. SK ‘sakti’ ini berbeda dengan SK Dirjen Pendis beberapa tahun yang lalu, dimana dalam surat ini memuat juga nomor registrasi guru (NRG). Entah NRG itu masih sementara atau yang sudah dibuatkan oleh Kemdiknas. Namun yang jelas, pada keputusan nomor dua berisi pesan yang melegakan, bahwa ‘nama-nama sebagaimana tercantum pada lampiran I – XXIX Keputusan ini berhak menerima tunjangan profesi guru dari Kemeneterian Agama’.

Sayangnya saya hanya memiliki lampiran halaman 2 dan 12 dari SK Dirjen Tersebut. Jika ingin melihat silakan Download  DISINI . Selamat dan semoga bermanfaat serta mendapat berkah dari Allah SWT .

Bagaimana TPG/TPP bisa Sampai ke Guru Madrasah ?

Berikut adalah gambaran bagaimana pengelola keuangan satuan kerja Madrasah Negeri di lingkungan Kementerian Agama mengelola anggaran Belanja Tunjangan Profesi Guru/TPG (511152). Saya kira, pengelolaan yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kab/Kota hampir sama, untuk guru madrasah yang mengajar swasta, pengawas dan guru agama di sekolah umum.

Pertama, proses penganggaran dimulai sekitar bulam Maret saat tahun berjalan untuk anggaran tahun depan. Misalnya, rencana anggaran tahun 2012 di buat pada bulan Maret 2011. Pada tahap ini, satuan kerja membuat Data Pendukung DIPA, yang berisi rencana anggaran secara global atau keseluruhan anggaran satuan kerja, termasuk di dalamnya anggaran Belanja Tunjangan Profesi Guru. Untuk mempermudah dan data yang akurat pihak Perencanaan Kementerian Agama telah membuat aplikasi perencanaan keuangan untuk setiap satuan kerja. Pastikan nama anda termuat dalam rencana anggaran ini, entah apakah data-data tersebut bisa diakses oleh guru terutama untuk penganggaran di Kemenag kab/kota. Pengelola keuangan akan membuat detil rencana pembayaran TPG, misalnya apakah guru ybs akan naik berkala atau naik pangkat pada tahun depan. Proses update rencana anggaran biasanya sekitar bulan Nopember, biasanya untuk memuat jika ada rencana kenaikan gaji, dan penambahan anggaran jika ada guru pindahan yang sudah berhak mendapat TPG. Namun dalam beberapa kasus, tetap saja ada kekurangan anggaran TPG, dengan beberapa sebab antara lain pengelola keuangan malas mengupdate atau hal-hal teknis lainnya. Padahal Nopember itu lah sebenarnya kesempatan terakhir untuk merevisi atau menambah rencana anggaran satker pada tahun depan.

Kedua, Akhir bulan Desember setiap tahun terbitlah DIPA yang memuat anggaran Belanja Tunjangan Profesi Guru. Jika akhirnya anggaran Tunjangan Profesi Guru itu kurang juga, maka sebenarnya anggaran masih bisa di revisi di pertengahan tahun. Jadi sebenarnya tidak ada alasan satker kekurangan anggaran untuk pembayaran TPP/TPG, karena maSih dimungkinkan adanya revisi. Ada dua sebab anggaran TPG itu tetap kurang, pertama, pengelola keuangan tidak mengupdate atau memintakan atau memberitahukan ada kekurangan anggaran TPG dan kedua, tidak ada revisi penambahan anggaran TPG dari pusat. Artinya permintaan atau pemberitahuan kekurangan anggaran TPG sudah disampaikan namun setelah revisi DIPA ternyata anggarannya tidak nambah.

Ketiga, setelah semua syarat-syArat untuk mendapat TPG terpenuhi, permintaan pembayaran seharusnya berasal dari Pejabat Pembuat Komitmen, mengajukan Surat Permintaan Pembayaran kepada KPA (kepala madrasah) jika sdh disetujui lalu berkoordinasi dengan PPABP (dulu pembuat daftar gaji) untuk membuat daftar pembayarannya dan akhirnya operator membuatkan SPM, diajukan ke KPPN. Dua hari kerja prosesnya di KPPN, baru TPG masuk ke rekening guru.

Yang menjadi pertanyaan guru madrasah hingga saat ini, terutama guru yang disertifikasi tahun 2010 adalah SK sakti yang menetapkan guru berhak menerima TPG dan NRG .. Semoga bermanfaat .

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Indonesia Optimis -Belajar Meresensi-

Melalui akun twitter nya @dennyindrayana, staf khusus Presiden bidang hukum, HAM dan Pemberantasan KKN, pada bulan Agustus lalu, bagi-bagi buku yang berjudul ‘Indonesia Optimis’. Alhamdulillah yah, saya termasuk dari sekian yang mendapatkannya, gratis tentunya. Buku ini berisi optimisme sang profesor kelahiran Kotabaru Kalimantan Selatan ini, tentang hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia, yang kerap kali diberitakan selalu bermasalah tanpa pencapaian.

Menjelang Pilpres 2014 suhu politik semakin meningkat, arus pesimisme pun meningkat pula. Pencapaian yang baik seolah tidak menarik untuk dibahas di ruang publik. Walau Denny Indrayana, mengakui bahwa persoalan hukum, HAM dan pemberantasan korupsi tidak sedikit. Setidaknya ada tiga pencapaian menurut Denny yang menjadi fokus isi buku Indonesia Optimis, yaitu capaian di bidang demokrasi, pemerintahan dan antikorupsi.

Di bidang demokrasi, Denny menolak anggapan bahwa reformasi telah gagal. Indikator pencapaiannya bisa dilihat dari adanya kebebasan pers dan reformasi TNI serta angka-angka indeks dari pihak ketiga seperti. World Bank, Freedom House, Reporters Sans Frontieres dan lain-lain, yang menunjukkan trend positif. Diantaranya adalah indeks Demokrasi Indonesia pada skor keseluruhan meningkat 6,53 pada tahun 2010 daripada tahun 2008 yang sebesar 6,34. Sayangnya Denny Indrayana, tak membahas tentang reformasi birokrasi dengan perspektifnya. Walau perlu kajian dan telaah, penguatan reformasi birokrasi bisa jadi akan menurunkan tindak korupsi di kalangan birokrat.

Selanjutnya Denny, membahas dan membantah dengan logika sederhana terhadap orang-orang yang mempertanyakan kepemimpinan (leadership) Presiden Sby. Plus tulisan singkat tentang SBY. Kutipan singkat dari Wikipedia Indonesia, memulai cerita singkat tentang SBY, ditambah dengan tulisan singkat Denny di harian lokal Banjarmasin Post. Secara singkat SBY, memiliki karir lengkap di militer hingga menyandang Jendral bintang empat (kalah dgn pak Harto yg bintang lima .. Hehe). Sekaligus sebagai pribadi yang lengkap, intelektual tinggi dan berkeseniaan yang tinggi. Kepemimpinan yang lengkap mulai dari militer hingga menjadi menteri pada jaman Gus Dur dan Megawati, menurut Denny membantah dengan sendirinya bahwa SBY tidak punya jiwa leadership. Termasuk ketiga dianggap tidak tegas dan lamban, hal ini menurutnya karena SBY mempertimbangkan banyak faktor secara utuh dan membutuhkan waktu.

Presiden di era reformasi tentu berbeda dengan era otoritarian. Kekuasaan presiden dibatasi dengan sistem kontrol dan saling imbang yang lebih kokoh dengan legislatif. Demikian juga UU yang dibuat dengan DPR di kontrol oleh Mahkamah Konstitusi. Hak prerogatif Presiden di era reformasi pun mengalami pembatasan. Konsekuensi logis dari koalisi dan dukungan politik kabinet yang dibentuk pun memperhatikan komposisi partai pendukung di kabinet. Pemilihan Panglima TNI dan Kapolri harus dengan persetujuan DPR, bahkan dalam Pemilihan calon pimpinan KPK tidak melibatkan presiden.

Bagian terakhir buku Indonesia Optimis, berisi dengan optimisme Denny Indrayana tentang pemberantasan korupsi yang sedang dan akan terus berjalan. Optimisme Denny, terangkum dalam lima hal, yaitu Pertama, Indonesia pasca reformasi adalah negara demokratis. Yang berarti akan lebih antikorupsi. Kedua, Regulasi antikorupsi yang membaik. Berupa perbaikan UU antikorupsia, UU KPK, UU Tipikor dan lain-lain. Ketiga, Institusi antikorupsi pasca reformasi yang lebih lengkap dan berdaya. Keempat, pers yang semakin bebas menguatkan upaya pemberantasan korupsi dan yang Kelima partisipasi publik dalam agenda pemberantasan korupsi.

Demikian kurang lebih yang ada dalam buku Indonesia Optimis karya Denny Indrayana. Permasalahan bangsa besar ini menggunung terutama di bidang hukum, HAM dan pemberantasan korupsi. Padahal bangsa ini paling tidak punya capaian dan alasan untuk optimis. Optimis untuk bisa lebih baik di kemudian hari. Masih pesimis kah anda ? Besarnya Optimisme Denny, mungkin tak sebesar optimisme saya, menurut saya ada lagi sifat yang harus dimiliki siapa pun orang dibangsa ini adalah kesungguhan. Kesungguhan yang datang dari dalam hati, terlepas dari kepentingan dan dari dasar hati yang bersih

Terima kasih pak Denny Indrayana, atas bukunya

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Tahun Anggaran Mau Berakhir, Bagaimana TPP Anda ?

Tahun anggaran 2011, akan berakhir sekitar 2 bulan lagi. Diperkirakan permintaan pembayaran apapun dengan menggunakan dana APBN akan berakhir sekitar tanggal 9 Desember 2011. Sebelum tanggal tersebut seluruh permintaan pembayaran dana APBN harus diajukan sebelum tanggal tersebut.

Kesempatan para guru yang berhak menerima Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) berarti tinggal 2 bulan juga. Terutama bagi para guru yang di sertifikasi tahun 2011, yang hingga sekarang belum menerima sepeser pun. Kelihatannya, para guru yang seharusnya sudah berhak mulai gelisah. Segelisah, yang saya alami tahun lalu, namun tahun lalu seluruh persyaratan pencairan telah terbit di pertengahan tahun anggaran.

Persyaratan yang dimaksud adalah SK Dirjen Pendidikan Islam (bagi guru madrasah) yang menetapkan bahwa guru yang termuat dalam SK tersebut berhak menerima TPP/TPG. Sedang syarat lainnya adalah Nomor Registrasi Guru. Untuk persyaratan yang satu ini, belum jelas juntrungannya. Karena hingga kini Kemdiknas tidak menerbitkan NRG untuk guru madrasah, maka Kemenag membuat NRG sementara. Entah apa yang terjadi sebenarnya, ??

Sementara itu anggaran TPP satker madrasah yang masih kurang, juga harap-harap cemas, hingga sekarang revisi DIPA belum turun-turun ke satker. Jika revisi DIPA tidak terbit atau terbit namun tidak memuat penambahan anggaran TPP. Diperkirakan banyak lagi guru yang akan menerima TPP tidak utuh lagi tahun ini.

Para pembesar negeri tahu nggak ya, masalah ini. Atau mungkin ada perasaan kolektif dari sebagian orang selain guru, bahwa guru tidak terlalu berhak sejahtera. Tahun lalu saya sih sempat mengirim SMS ke yth bapak Presiden, tentang masalah ini. Entah kebetulan atau tidak, semua persyaratan itu akhirnya terbit. Mau mencoba silakan SMS ke 9949.

Semoga Bermanfaat.

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Moratorium PNS, Guru pun Melejit

Kebijakan pemerintah untuk untuk menunda sementara pengangkatan PNS selama setahun (bahkan diusulkan untuk di perpanjang) seakan jadi ‘berkah’ bagi profesi guru dan tenaga kesehatan. Apa pasal ? Karena kedua profesi ini yang tidak ikut di moroatorium. Dengan harapan pemuda-pemudi terbaik bangsa ini mau bergabung ke dalam profesi ini. Apalagi dari kesejahteraannya kedua profesi ini mulai diperhatikan oleh pemerintah (loh .. Apa sebelumnya belum diperhatikan ? .. :) )

Kebijakan moroatorium ini, bisa jadi akan menambah membludaknya lulusan sekolah menengah atas untuk bergabung dalam Lembaga pendidikan tenaga kependidikan dan keguruan. Hal ini tentunya akan membedakan LPTK dulu dan sekarang. Dulu hanya segelintir lulusan SMA yang mau kuliah di LPTK, sekarang sudah banyak yang berminat. Sebelumnya banyak juga lulusan S1 dari jurusan lain yang mencoba peruntungan jadi guru dengan program Akta IV, sebelumnya dihapuskan.

Sebelum menjadi profesi yang dianggap belum mensejahterakan, guru merupakan pilihan terakhir para lulusan SMA, sehingga ketemu dengan calon guru dengan kemampuan intelektual yang biasa2 saja, belum lagi program ikatan dinas sekitar tahun 1980 an, yang mengangkat secara masal guru dari lulusan LPTK.

Dulu, terus terang saya agak minder kalo di tanya kuliah dimana, atau kerjaan dimana, sama dengan cerita seorang blogger di blog ini beberapa waktu yang lalu, bagaimana seorang guru dan pegawai BUMN melamar wanita kembar. Ketika ditanya pekerjaan oleh calon mertua, ketika yang satu menjawab pegawai BUMN, si camer tertawa senang. Sedang yg satu menjawab guru, si camer malah cemberut .. =)) (•̃-̮•̃) ♒ђåª•ђåª•ђåª♒ (•̃-̮•̃) :)

Selamat ya .. Buat para guru di nusantara

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Laporan Amburadul, Sanksi pun Menunggu

Hari ini untuk kesekian kalinya mengikuti acara sosialisasi bidang pengelolaan keuangan satuan kerja di Aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalimantan Selatan. Seharusnya yang di undang adalah KPA, entah kenapa saya yang operator mewakili beliau. Acara sosialisasi bermaterikan tentang pengelolaan perencanaan dana dan LPJ bendahara.

Sepertinya yang harusnya hadir adalah KPA, biar pada tahu yang dikerjakan oleh para operator. Perencanaan dana atau kas merupakan salah satu aplikasi wajib sebagai syarat pencairan dana APBN. Satker harus tepat waktu dan tepat penghitungan dananya supa bisa di buatkan SP2D oleh pihak KPPN. Sanksi bagi yang tidak membuat dan melaporkan perencanaan dengan menggunakan aplikasi AFS adalah penundaan realisasi.

Aplikasi AFS merupakan salah satu dari sekian aplikasi ‘wajib’ yang harus dikerjakan satker untuk pencairan dana APBN. Sebelumnya para satker menggunakan Aplikasi SPM,dan GPP serta aplikasi pelaporan yaitu SAI dan SIMAK BMN. Tidak menggunakan aplikasi SPM dan GPP (utk gaji) hampir dipastikan tidak akan dilayani pihak KPPN. Demikian juga untuk pelaporan keuangan dan barang, jika tidak dibuat dan dikerjakan, sanksi penundaan SPM siap menunggu. Namun sanksi tidak berlaku untuk penundaan belanja gaji induk. TAk terbayang jika belanja gaji induk/rutin tidak dibayarkan kepada pegawai, bisa jadi bendahara/operator bahkan KPPN bisa di amuk masa. Padahal sebenarnya nggak masalah ditunda aja sekalian terutama bagi pengelola/operator keuangan yang amburadul. Tapi kasian juga yah .. :) hehehe

Pengelolaan keuangan yang sebaik-baiknya telah di usahakan oleh operator pengelolaan keuangan negara dalam hal ini Kementerian Keuangan. Satker dengan administrasi yang lengkap tentu tak masalah ketika mengajukan permintaan pembayaran dan juga mempertanggungjawabkan nya.

Walau ‘terus terang’ agak ribet, karena sedikitnya ada 8 aplikasi yang dikerjakan oleh satker dalam rangka pengelolaan keuangan dan barang milik negara. Mudah-mudahan suatu saat bisa disederhanakan, atau aplikasi yang benar-benar mudah digunakan, sehingga urusan pun jadi lancar.

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Pembelajaran Masa prasejarah di Nusantara

Masa prasejarah, atau yg disebut juga dengan masa praaksara dan masa nirleka adalah masa ketika belum dikenal tulisan dan huruf. Pembatasan antara masa pra sejarah dan sejarah di nusantara, ditandai dengan ditemukannya prasasti Yupa di Kalimantan. Fakta sejarah ini seharusnya membanggakan org Kalimantan, karena orang pertama yang bisa baca tulis di nusantara. Hal ini sering saya ceritakan di kelas, betapa orang Kalimantan pertama kali yg bisa menuliskan huruf dalam bentuk tulisan.
Berdasarkan Indonesia Heritage (2002) periodesasi prasejarah memungkinkan kita mengamati dan memahami perkembangan sejarah sebagai suatu proses, bukan sebagai kumpulan peristiwa dengan tanggalnya. Ada dua model periodesasi prasejarah di nusantara, model pertama mirip dengan model Eropa. Model ini berdasarkan pada alat teknologi manusia purbanya. Biasanya dikenal dengan masa paleolitikum. Mezolitikum, neolitikum, megalitikum dan jaman logam. Model kedua membagi periodisasi prasejarah di nusantara berdasarkan hubungan lingkungan manusia dan budayanya. Dikenal dengan masa berburu dan meramu, bercocok tanam dan perundagian.
Pada materi tentang prasejarah, di beberapa buku paket menyatakan seolah memang ada yang terputus (missing link) antara manusia purba dengan manusia sekarang yang ada di Indonesia. Berbagai pendapat mulai dari H. Kern, M. Krom, Brandes, Moh.Ali dan Moh.Yamin sepakat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal bukan dari Indonesia tapi dari berbagai tempat di dunia, yang paling banyak berpendapat berasal dari daratan Cina, dengan ras Mongoloid.
Dalam Islam tidak mungkin menyangkal bahwa Adam dan Hawa sebagai manusia pertama, lalu bagaimana menjelaskannya kepada siswa ? Saya lebih suka menyebutnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mirip dengan manusia. Penemuan tengkorak manusia purba sempat menguatkan teori Darwin, bahwa manusia awalnya adalah bukan manusia. Namun teori ini terbantahkan dengan tak ada kabar lagi, bahwa ada mahkluk lain yang ber evolusi menjadi manusia.
Sekitar tahun 1890 hingga 1900 an, Indonesia jadi ladang penelitian fosil manusia purba, terutama Kubah Sangiran dalam cekungan Solo, merupakan situs ‘penghasil’ manusia purba paling banyak di pulau Jawa. Dalam beberapa lapisan tanahnya ditemukan banyak fosil yang berumur mulai dari 800.000 sampai 200.000 tahun yAng lalu.

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

AFS 2011, Wajib Sejak September 2011

Walau sudah launching sejak tahun 2009, satker sepertinya hanya ‘disunatkan’ menggunakan aplikasi forecasting. AFS atau aplikasi forecasting ini salah satu aplikasi besutan Kementerian Keuangan, dengan fungsi mengatur perencanaan kas satuan kerja, untuk setiap bulan, mingguan dan harian.Singkat kata, satker (satuan kerja) di wajibkan melaporkan perencaan penyerapan anggaran APBN untuk setiap bulan, mingguan, dan harian.
Namun sifatnya cukup flexible, artinya satuan kerja dibebaskan untuk mengupdate jumlah permintaan pembayaran. Nggak terbayang jika aplikasi ini bersifat kaku, jika perencanaan kas satuan kerja yang amburadul hampir dipastikan permintaan pembayarannya akan di tolak oleh KPPN setempat.
Proses penyampaian perencanaan kas bulanan di sampaikan setelah mendapat DIPA dan bisa diupdate atau dirubah dua hari sebelum bulan yang bersangkutanm. Untuk perencanaan mingguan paling lambat setiap hari Jum’at sedang harian, sehari sebelum menyampaikan permintaan. Namun harus diingat, memasukkan SPM di atas jam 11.00 waktu setempat sudah dihitung sebagai hari esoknya. Jika merencanakan tgl 6, namun jika datang di atas jam 11.00 maka sudah dihitung sebagai tanggal 7. Paling aman jika mau KPPN harus bawa laptop sehingga bisa mengubah tanggal perencanaannya.

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Memburu SK Dirjen dan NRG Tunjangan Profesi Guru Madrasah

Dalaam beberapa hari ini, postingan saya tentang terbitnya SK Dirjen Pendis dan NRG bagi guru madrasah ramai dikunjungi. Postingan itu sebenarnya saya buat tahun lalu,untuk guru yang sudah disertifikasi tahun 2009. Sedang untuk guru yang disertifikasi tahun 2010, SK Dirjen Pendis dan NRG nya belum terbit. Teman-teman seperjuangan sekalian, memburu SK Dirjen dan NRG di internet saya kira tidak akan berhasil,karena memang tidak di share di dunia maya.

Seperti tahun lalu, SK Dirjen dan NRG dibagi melalui Kanwil dan KanKemenag Kab/Kota, jadi teman-teman guru madrasah sebaiknya mempunyai ‘mata-mata’ di kantor tersebut. Karena pengalaman tahun lalu, teman guru madrasah mendapat SK Dirjen dan NRG, justru dari kabupaten lain. Yang kebetulan isterinya bekerja di Mapenda Kemenag Kabupaten. Syukur-syukur, jika Mapenda Kanwil dan Kemenag Kab/Kota cepat membaginya ke satuan kerja.

Jadi, jika ingin memburu SK Dirjen Pendis Penetapan Guru Penerima TPG dan NRG nya, sekali lagi nggak bakalan ketemu di internet. Silahkan aja obrak-abrik di google atau situs resmi Kemenag pusat dan propinsi masing-masing. Namun saya berjanji jika memang ada akan saya share di sini. Di satuan kerja saya, ada 3 (tiga) orang guru yang juga menunggu SK Dirjen dan NRG tahun 2011, saya sudah janji jika sudah ada SK DIrjen dan NRG nya, besoknya langsung saya mintakan ke KPPN setempat.

Bersabar dan bersabar adalah intinya, namun sepertinya tidak secepat tahun lalu, entah apa alasannya.Apakah menunggu proses revisi DIPA 2011, atau memang pemberkasan yang belum selesai. Hanya Allah SWT yang tahu.

Review : BIS Provider mana yang bagus ?

Besok, saya harus memperpanjang layanan BlackBerry Internet Service (BIS), artinya harus disediakan lagi pulsa untuk melanjutkan layanan provider kepada user. Hampir semua provider, biaya untuk BIS cukup kompetitif dan cendrung sama. Mau yang harian, mingguan dan bulanan juga bisa. Mau yang cuma buat BBM juga ada, buat chatting dan mail, atau mau semuanya (unlimited) juga tersedia. Ada satu provider yang agak beda sendiri mengenai harga paket langganan BIS, entah dimana letak kelebihannya dibanding dengan provider yang lain.

Saya pernah mencoba dua provider sekaligus untuk layanan BIS, average sih sebelas dua belas, alias sama. Baik kebaikannya maupun penyakitnya. Baiknya dua provider ini mempunyai layanan area yang luas. Walau keluar dari kota yang berjarak 14 km sudah nggak nemu 3G, yang ada 2G saja. Yang satu agak mudah untuk registrasi, sedang yang satu kadang tidak bisa sama sekali, saya pernah untuk mendaftar layanan BIS perlu berulang kali. Sedang penyakitnya sama, overload di jam-jam sibuk ketika siang dan malam hari. Praktis nih BlackBerry tidak bisa diajak ngapa-ngapain. Walau tidak setiap malam, namun setiap beberapa malam sekali pasti saja nemu layanan BIS nya lelet bin lemot.

Ingin membanding-banding harganya bisa lihat di :

XL AXIATA

Indosat

Telkomsel

Atau menurut anda mana yang lebih baik ?

Nunggu Revisi DIPA 2011 dan Bedug Buka Puasa

Ramadhan 1423 kali ini sambil nunggu bedug berbuka puasa setiap hari,juga nunggu pengesahan Revisi DIPA 2011. Apa sih yang ditunggu dengan  DIPA Revisi 2011 ? Bagi satuan kerja (satker) madrasah, tunjangan profesi guru (TPG) nya kurang maka kesempatan untuk menambah anggaran ada pada revisi DIPA 2011. Apabila terlewatkan atau pada revisi DIPA tidak memuat  revisi penambahan,maka hampir dipastikan jika ada kekurangan dalam anggaran TPG tidak bisa dibayarkan kepada guru yang berhak.

Revisi (mungkin dan harusnya) juga memuat pembayaran TPG yang pada tahun sebelumnya belum sempat terbayarkan. Dengar-dengar kabar, ada saja yang sejak tahun 2009 belum terbayarkan TPG kepada guru yang berhak. Paling banyak terhadap guru madrasah yang berada di  satuan kerja bukan madrasah tapi ada di kemenag kab/kota. Seperti guru agama di sekolah umum dan guru PNS di madrasah swasta. Ratusan,mungkin ribuan guru yang tahun lalu cuma dapat 8 – 10 bulan. Sekarang pertanyaannya, siapa yang peduli ?

Revisi DIPA,juga memuat jenis anggaran bantuan tambahan (ABT) berupa belanja modal. Seperti pekerjaan rehab dan pengadaan bangunan baru. Revisi dengan belanja modal yang besar dan ketersediaan waktu penyelesaian pekerjaan harus di perhatikan betul-betul, supaya waktunya cukup hingga akhir tahun anggaran. jangan sampai pekerjaan nya tidak selesai sampai bulan Desember 2011. Satuan Kerja harus kerja cepat, setelah mendapat Revisi DIPA yang memuat belanja modal.

Dan yang terakhir, revisi DIPA 2011, juga memuat penghematan anggaran yang dilakukan oleh satker.  Jika terdapat realisasi lebih besar dari DIPA yang sudah di hemat lalu di revisi, maka satker siap-siap untuk mengembalikan anggaran yang sudah dipakai.

So, selamat menunggu revisi DIPA 2011 dan selamat berpuasa

Semoga Bermanfaat

Reviews : Facebook V.2 For Blackberry

Akhirnya RIM me-realease, aplikasi Facebook untuk BlackBerry versi 2.0.0.37. Yang terbaru dari aplikasi ini tentunya selain tampilan baru, juga tersedia fasilitas untuk chat. Aplikasi FB sebelumnya, fasilitas chat tidak disediakan hingga harus menggunakan aplikasi lain untuk bisa chat dengan pengguna akun FB lainnya.

Tampilan Facebook versi 2.0.0.37, di tandai dengan dominasi warna biru, sedang masalah akses dan kecepatan,masih sangat tergantung provider penyedia jaringan di Indonesia. Yah,.. kadang baik sekali, kadang jelek sekali. Begitulah Indonesia,.. :)

Tersedianya aplikasi FB for BB yang bisa chat, mengakibatkan saya menghapus aplikasi Chat For Facebook (padahal saya beli nih :)   ) lumayan buat ngurangi beban kerja BlackBerry. Yang berminat, bisa browsing di App World BlackBerry masing-masing ya .. :)

Selamat menjalankan ibadah puasa 1433 Hijriah, semoga amal ibadah kita, diterima oleh Allah SWT.