Pembelajaran Masa prasejarah di Nusantara

Masa prasejarah, atau yg disebut juga dengan masa praaksara dan masa nirleka adalah masa ketika belum dikenal tulisan dan huruf. Pembatasan antara masa pra sejarah dan sejarah di nusantara, ditandai dengan ditemukannya prasasti Yupa di Kalimantan. Fakta sejarah ini seharusnya membanggakan org Kalimantan, karena orang pertama yang bisa baca tulis di nusantara. Hal ini sering saya ceritakan di kelas, betapa orang Kalimantan pertama kali yg bisa menuliskan huruf dalam bentuk tulisan.
Berdasarkan Indonesia Heritage (2002) periodesasi prasejarah memungkinkan kita mengamati dan memahami perkembangan sejarah sebagai suatu proses, bukan sebagai kumpulan peristiwa dengan tanggalnya. Ada dua model periodesasi prasejarah di nusantara, model pertama mirip dengan model Eropa. Model ini berdasarkan pada alat teknologi manusia purbanya. Biasanya dikenal dengan masa paleolitikum. Mezolitikum, neolitikum, megalitikum dan jaman logam. Model kedua membagi periodisasi prasejarah di nusantara berdasarkan hubungan lingkungan manusia dan budayanya. Dikenal dengan masa berburu dan meramu, bercocok tanam dan perundagian.
Pada materi tentang prasejarah, di beberapa buku paket menyatakan seolah memang ada yang terputus (missing link) antara manusia purba dengan manusia sekarang yang ada di Indonesia. Berbagai pendapat mulai dari H. Kern, M. Krom, Brandes, Moh.Ali dan Moh.Yamin sepakat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal bukan dari Indonesia tapi dari berbagai tempat di dunia, yang paling banyak berpendapat berasal dari daratan Cina, dengan ras Mongoloid.
Dalam Islam tidak mungkin menyangkal bahwa Adam dan Hawa sebagai manusia pertama, lalu bagaimana menjelaskannya kepada siswa ? Saya lebih suka menyebutnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mirip dengan manusia. Penemuan tengkorak manusia purba sempat menguatkan teori Darwin, bahwa manusia awalnya adalah bukan manusia. Namun teori ini terbantahkan dengan tak ada kabar lagi, bahwa ada mahkluk lain yang ber evolusi menjadi manusia.
Sekitar tahun 1890 hingga 1900 an, Indonesia jadi ladang penelitian fosil manusia purba, terutama Kubah Sangiran dalam cekungan Solo, merupakan situs ‘penghasil’ manusia purba paling banyak di pulau Jawa. Dalam beberapa lapisan tanahnya ditemukan banyak fosil yang berumur mulai dari 800.000 sampai 200.000 tahun yAng lalu.

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

Memadukan IPS Sejarah dengan Mata Pelajaran IPS Lainnya (1)

Pada awal bulan April ini, materi pelajaran IPS Terpadu kelas VII sudah masuk pada pembahasan materi IPS Sejarah, yaitu materi Perkembangan Agama Hindu dan Budha di Nusantara. Konsep pembelajaran IPS Terpadu pada satuan pendidikan MTs/SMP yang ‘harus’ memadukan semua mata pelajaran IPS dalam setiap pembelajaran nya di kelas, membuat guru harus jeli materi mana saja yang bisa untuk dipadukan. Sayangnya, konsep memadukan ini belum berkibar kencang di kalangan guru IPS, ketika membuat perangkat pembelajaran, sering kali melupakan konsep memadukannya. Itu pun lebih untung menurut saya, daripada tidak membuat sama sekali. Hehehehe

Baca lebih lanjut

Bejibun Media Pembelajaran IPS di teachersdomain.org

Siklus Hidrologi

Lagi.. bejibun (bahasa apa ini ya.. artinya banyak) media pembelajaran berupa animasi dan video tentang pembelajaran IPS, di http://teachersdomain.org. Web ini jika ditelusuri dengan http://whois.net, didaftarkan dari kota Boston, Amerika Serikat. Dibangun oleh sebuah yayasan (foundation education) pendidikan yang bernama WGBH (entah apa kepanjangannya). Jika ingin mendownload media pembelajaran digital di web ini anda diharuskan dulu mendaftar (gratis) dan memasukkan nama sekolah anda. Saya lihat sudah banyak sekolah di Indonesia yang sudah terdaftar mulai dari SD sampai perguruan tinggi.

Media digital yang disediakan di web ini, antara lain tentang matematika, bahasa Inggris, Science dan Social studies. Juga disedikan untuk pengembangan profesi guru, berupa kursus online dan strategi pembelajaran. Pada kategori science banyak yang bisa digunakan untuk pembelajaran IPS, yang saya cari sebenarnya adalah animasi siklus hidrologi yang berhubungan dengan materi hidrosfer. Akhirnya ketemu beberapa, namun sayangnya beberapa diantaranya hanya bisa ditampilkan dalam sebuah komputer yang online. Walau sebagian ada juga berupa video.

Sedang dalam kategori Social Studies banyak yang berhubungan dengan peristiwa sejarah kontemporer dan kekinian yang terjadi di Amerika dan beberapa negara di Eropa. Sampai habis saya obrak abrik tak ada cerita tentang sejarah Indonesia. Sayangnya di Indonesia saya belum ketemu dengan web yang serupa, padahal dengar-dengar di Indonesia IT nya sudah cukup maju. Mungkin belum punya niat aja kalee.. atau mungkin saya tidak tahu xixixixix…

Yang mau lihat-lihat atau mau menerapkan di kelas, terutama pada materi Hidrosfer (tingkat MTs/SMP Kelas VII) tentang siklus hidrologi bisa lihat di http://www.teachersdomain.org/resource/ess05.sci.ess.watcyc.hydrocycle/ sedang mau melihat water cycle bisa klik di http://www.teachersdomain.org/resource/ess05.sci.ess.watcyc.watercycle/

Semoga Bermanfaat

Atmosfer dan Sejarah .. :)

Mengajar IPS Terpadu pada tingkat satuan pendidikan IPS/MTs seperti jadi guru ‘jadi-jadian’, berlatar belakang pendidikan sejarah seperti saya harus mengajar geografi dan ekonomi, menuntut guru meningkatkan kompetensinya secara simultan dan berkesinambungan. Sayangnya, hingga sekarang tak ada jenis pelatihan dan pendidikan untuk silang pengetahuan. Maksud saya, jika guru berlatar belakang pendidikan sejarah, maka diikutkan dalam pelatihan mata pelajaran Geografi dan sebaliknya. Alhasil, yah.. guru harus belajar sendiri, belum lagi kalau sekolah/madrasah tidak peka menyediakan buku sekedar pengantar pengetahuan sub bidang IPS Terpadu lainnya. Atau guru nya sendiri yang tidak berusaha meningkatkan kompetensinya.

Baca lebih lanjut

Tenaga Endogen Sebagai Tenaga Pembentuk Muka Bumi

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Secara umum tenaga endogen dibagi dalam tiga jenis yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme atau gempa. Vulkanisme dibagi lagi menjadi plutonisme dan vulkan. Contoh dari plutonisme adalah sill, gang, lakolit, batholit, dll. Sedangkan, tenaga vulkan sendiri dibagi lagi berdasarkan bentuk dan tipe letusannya. Berdasarkan bentuknya, gunung berapi dibedakan menjadi bentuk perisai, strato, dan maar. Dan berdasarkan tipe letusannya, dibagi menjadi Hawai, Stromboli, Vulcano, Merapi, St. Vincent, Peret, dan Pelle.

Sumber Tulisan : http://id.wikipedia.org

Baca lebih lanjut

Mengamati Gempa Secara Online dan Sebagai Pembelajaran

Lagi.. hasil browsing di google ketemu software yang memantau gerakan permukaan bumi dalam bentuk gempa secara online. Jika tak bisa online paling tidak melihat bentuk permukaan bumi secara utuh. Berikut tampilannya :

Tampakan Aplikasi Ketika Online

Bisa di jadikan media dalam pembelajaran IPS Terpadu Kelas VII Semester I pada bahasan materi Tenaga Endogen Pembentuk Muka Bumi. Syarat utamanya adalah terkoneksi dengan internet. Sedang jika tak ada koneksi, bisa digunakan untuk melihat bentuk permukaan bumi dan letak benua, samudera serta batas negara.

Jika ingin download softwarenya bisa KLIK DISI

Recent Post

Belajar Tenaga Endogen dan Eksogen dengan geology.about.com

Pada materi pelajaran IPS Terpadu kelas VII  kompetensi dasar “Mendiskripsikan keragaman bentuk muka    bumi,  proses pembentukan dan dampaknya terhadap kehidupan”, berisi materi tentang tenaga endogen dan tenaga eksogen sebagai tenaga pembentuk permukaan bumi. Materi ini sebenarnya termasuk dalam materi ilmu pengetahuan Geologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang bumi.
Secara garis besar materi ini mendeskripsikan tenaga endogen dan tenaga eksogen sebagai pembentuk muka bumi. Tenaga endogen diartikan sebagai tenaga yang berasal dari dalam bumi sedangkan tenaga eksogen berasal dari luar bumi. Tenaga endogen terdiri dari seisme, vulkanisme, tektonisme. Sedangkan tenaga eksogen terdiri dari pelapukan, erosi dan sedimentasi. Serta dampaknya bagi kehidupan manusia.
Kesulitan materi ini adalah kekurangan gambar visual tentang hasil tenaga eksogen dan endogen yang merubah bentuk muka bumi dalam berbagai bentuk. Bentukan alam seperti pegunungan, delta, alluvial, gunung berapi dan lain-lain, sering tak terdapat dalam buku-buku paket.

Baca lebih lanjut