Tuhanku, bentuklah puteriku menjadi manusia yang cukup kuat untuk menyadari manakala ia cukup lemah. Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya sendiri manakala ia takut. Manusia yang memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan, rendah hati dan jujur dalam dalam kemenangan.

Bentuklah puteriku menjadi seorang yang kuat dan mengerti bahwa mengetahui serta mengenal diri sendiri adalah dasar dari segala ilmu yang benar.

Tuhanku, janganlah putriku Kau bombing pada jalan yang mudah dan lunak. Biarlah kau bawa dia ked alam gelombang dan desak kesulitan kehidupan tantangan hidup. Bimbinglah puteriku, supaya dia mampu tegak berdiri di tengah badai.

Bentuklah puteriku, menjadi manusia berhati bening dengan cita-cita setinggi langit. Seorang manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum memimpin orang lain.

Seorang manusia yang mampu meraih hari depan tapi melupakan masa lalu. Dan setelah semua menjadi miliknya semoga puteriku dilengkapi dengan hati yang ringan untuk bergembira serta selalu bersungguh-sungguh namun jangan sekali-kali berlebihan.

Berikanlah kepadanya kerendahan hati, kesederhanaan, dan keagungan yang hakiki, pikiran cerah, dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan dari kekuatan yang sebenarnya sehingga aku orang tuanya akan berani berkata lantang ” SUNGGUH, HIDUPKU TIDAKLAH SIA-SIA”

13 Ramadhan 1429 Hijriah, jam 24.00 wita. Di samping puteriku yang tertidur lelap… zzzz

Iklan