Sampai tahun lalu pencetakan soal untuk ulangan umum semester di Madrasah saya kerjakan sendiri, tidak dengan percetakan tapi dengan printer. Nggak kebayangkan berapa lembar yang harus saya cetak dengan printer. Jumlah lembar yang saya cetak dengan printer sesuai dengan jumlah murid yang ada di madrasah tempat saya mengajar, juga murid madrasah swasta yang jadi binaan dari madrasah kami. Pencetakan terbagi dua, yaitu soal dan lembar jawaban. (Untuk soal dan LJK sudah saya posting terdahulu).

Pertama kali saya menggunakan printer Canon Pixma IP1000, performa cukup bagus. Printer ini mampu mencetak hampir 50.000 lembar lebih, karena saya sempat menggunakan dua kali pencetakan soal ulangan (semester 1 dan 2) . Catridgenya nggak kehitung saya menggantinya, yang terakhir head printer nya jebol, sehingga printer ini harus masuk museum (harga headprinternya mahal sekali, sama dgn harga yang baru).

Printer lain saya pakai adalah HP (lupa jenisnya), kalau ngemeng jenis printer ini, hasil cetak paling bagus, namun masalah kekuatan masih kalah dengan milik Canon IP1000, HP saya kuras habis tak lebih mampu 20.000, udah jebol catridgenya. Sehingga merk ini harus duluan masuk museum dibandingkan dengan IP1000. Namun harap di catat saya beli merk ini dalam keadaan second (rekondisi).

Selanjutnya saya memakai memakai jenis-jenis Canon yang lain. Yang jadi pertimbangan saya,inilah jenis printer yang paling ekonomis, hanya dengan tinta 1 liter, mampu mencetak sekitar 20.000 lembar lebih. Jenis-jenisnya antara lain IP 1300, IP 1700, dan IP 1880, jenis yang beginian ternyata tidak kuat dimesin cetaknya, IP 1300 dan IP 1700 as roda cetak yang terbuat dari plastik patah ketika menembus cetakan lebih dari 40.000 lembar, diperbaiki sih bisa saja, cuman tergantung ada tidaknya as rodanya, biasa dicari secara kanibal oleh pusat service printer. Kalau masalah catridge, asal kita rajin merawat dengan cara minimal sehari kita menghidupkan printer atau melakukan pencetakan, Insya Allah catridge tak akan rusak. Suatu ketika catridge buntu dan tidak mengeluarkan tinta, ternyata paling mudah adalah dengan meniupnya (hati-hati bersihkan dulu catridgenya–ntar bibirnya jd hitam– šŸ™‚ dari lubang yang biasanya kita gunakan untuk mengisi tinta.

Cara resetter merk canon juga mudah. CAbut kabut power, tekan tombol on/off, tahan, lalu pasang kabel power, lepas tombol on/off,sudah deh meresetnya .. saya agak lupa cara meresetnya yang lebih lanjut,silakan web/blog walking teman-teman udah banyak yang memposting hal beginian.

Demikian yang bisa sharing, pengalaman saya mencetak puluhan ribu lembar dengan printer untuk membuat soal ulangan dan lembar jawabannya. Semoga bermanfaat

Iklan