Pertama saya memohon maaf, bahwa postingan ini saya buat bukan dalam rangka meningkatkan page rank atau traffic, karena apalah gunanya ribuan postingan dengan judul beginian masih kalah dengan blogger dengan SEO yang hebat, yang sudah nangkring di papan atas situsnya mbah google, bukan juga yang disebut oleh teman blogger Zainal Muttaqien sebagai “Pelacuran Posting”, berikut hanya pengalaman yang sungguh tidak saya duga sama sekali, bahkan kalau anda tidak percaya juga nggak apa-apa bagi saya.

Postingan ini sudah 1 minggu saya tunda, sekedar untukmemastikan. Berawal dari seorang teman yang membeli -entah dari mana- sebuah chip nomor hp/sim card (silakan tebak GSM/CDMA ?) seharga Rp. 200.000,- dengan fasilitas internet unlimited gratis selamanya. Saya sih nggak percaya ? Mana ada hari gini gratis, seperti iklan provider “Gratis Nelpon”, tuh iklan nggak tahu kalo HP-nya pada beli, bukan gratis 🙂 Tapi dengan syarat chipsnya jangan diaktifkan dengan HP hanya dengan modem yang terkoneksi dengan komputer/laptop.

Oleh teman saya disuruh nyoba, memang seminggu memakai koneksi internet jalan terus, namun kecepatannya rada lelet. Hanya sekitar 130 Kbps. Lalu saya ganti dengan simcard yang berbeda tapi tetap dengan provider yang sama, anehnya simcard yang punya saya ternyata ikut-ikutan gratis juga. Malah dengan simcard yang saya punya bisa nyampe 230 Kbps. Apakah gratis ini akan berlanjut saya tidak tahu. Yang pasti saya hanya mendaftar untuk 1 hari pemakaian saja, namun udah empat hari jalan terus, padahal pulsanya tinggal Rp.5.500,-. Lumayan lah hari gini, dapat yang gratisan, biasanya untuk koneksi di rumah makai speedy,cuman kalo di madrasah tempat saya ngajar baru pakai modem (silakan tebak CDMA/GSM). Maklum di tempat saya ngajar, nama Desanya Tambak Sirang dan Kecamatanya Gambut hanya berjarak 19 KM dari Ibukota Propinsi Kalimantan Selatan Banjarmasin belum tersentuh kabel telpon bahkan PDAM sekalipun belum ada (salah satu ironi !). Dan kebetulan juga nih, speedy pada kena blokir hehe (dua bulan nggak bayar 🙂 )

Namun pada postingan ini, saya tidak menyebut nama providernya, atau bagaimana caranya, hanya untuk privacy saja, saya akan coba lagi dengan simcard yang lain apakah bisa di duplikat lagi.

Iklan