Ketika tahun lalu saya mengajar mata pelajaran Teknologi Komunikasi dan Informasi, saya banyak bercerita tentang kemajuan dunia komunikasi. Teknologi komunikasi yang paling sederhana adalah dengan berbicara langsung menggunakan yang disebut dengan bahasa. Selanjutnya berkembang dengan menggunakan alat, yang mengeluarkan bunyi sebagai tanda. Seperti yang dilakukan bangsa Indonesia di masa lalu menggunakan kentongan, beduk dan alat bunyi lainnya. Entah beberapa alat lain yang digunakan oleh peradaban lain dunia sebagai alat komunikasi. Sayangnya generasipengguna alat-alat sederhana ini tak masuk dalam hitungan sebagai perkembangan teknologi komunikasi yang pertama.

Generasi pertama atau 1G dimulai ketika ditemukannya telpon dengan menggunakan kabel. Penemunya adalah Alexander Graham Bell, walau dibeberapa situs menyatakan bahwa bukan Graham Bell sebagai penemu telpon melainkan Elisha Gray dan Philipp Reis. Siapa yang duluan tidaklah penting bagi kita, yang penting kita hingga kini sebagai  penikmat teknologi pertama komunikasi ini.

Generasi kedua atau 2G berkembang setelah ditemukan telpon wireless atau  ponsel oleh Martin Cooper yang saat itu—37 tahun silam, tepatnya 3 April 1973—bekerja di Motorola. Orang masih bisa menyimak impian Cooper, yang antara lain membayangkan ponsel ukuran kecil, dipasang di balik telinga, dan secara otomatis menghubungi nomor seseorang manakala penggunanya berniat menghubungi nomor tersebut.Tetapi, fokus kali ini bukan kepada Cooper, tetapi pada sosok lain yang juga berjasa besar dalam perkembangan komunikasi seluler. Tokoh ini tidak lain adalah Amos E Joel Jr, pionir sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak/berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus.

Generasi kedua ini atau 2G berkembang lagi sekitar tahun 1992 ketika mulai digunakan nya SMS  kependekan dari Short Message Service. Teknologi ini memungkinkan kita sekarang untuk dapat bertukar pesan pendek antar sesama pemakai telpon seluler.  SMS saat itu sudah merupakan standar layanan dari teknologi komunikasi wireless/seluler yang kita kenal sebagai GSM (Global System for Mobile Communications). Namun seiring dengan perkembangannya, SMS kini mulai diporting juga untuk menjadi layanan CDMA dan. Standar teknologi SMS sendiri awalnya dikembangkan oleh ETSI (European Telecommunications Standards Institute), namun saat ini tanggung jawab pengembangan standar SMS tersebut dipegang oleh 3GPP (Third Generation Partnership Project).

Generasi ketiga atau 3G merupakan salah satu puncak perkambangan teknologi komunikasi itu sendiri, entah dimulai sejak kapan,  jaringan-jaringan3G yang kita gunakan saat ini memungkinkan kita untuk video streaming, download  musik dan file besar lainnya, dan surfing Web pada browser HTML penuh. Ada yang menyebut dengan 3.5G, karena standar pelayanan lebih dari sekedar GSM dan  CDMA saja  tapi sudah menyediakan koneksi data yang cepat seperti GPRS, EV-DO, UMTS,  HSDPA,dan lain-lain.

Jenis 4G
Generasi keempat atau 4G bisa jadi diartikan sebagaimasa akhir dari teknologi GSM/CDMA. Berikut teknologi yang digadang-gadang sebagai generasi keempat dari teknologi komunikasi

LTE (Long Term Evolution)

Adalah perkembangan alami dari 3G yang mentarnsmisikan segala sesuatu bahkan suara sebagai data. Teknologi ini mulai di ujicobakan operator terkenal di dunai Verizon Wireless,AT & T dan t-Mobile. Menurut operator, jaringan mampu kecepatan download 40Mbps untuk 50Mbps dan kecepatan upload 20MBps untuk 25Mbps.  Rata-rata kecepatan Namun, rentang akan lebih dari 5Mbps sampai 12Mbps untuk download dan 2Mbps untuk 5Mbps untuk upload.

WiMax
Berbeda dengan LTE, WiMax, yang merupakan singkatan dari Worldwide Interoperability untuk Microwave Access, bukan merupakan evolusi dari sistem selular saat ini. Sebaliknya, lebih terkait dengan teknologi Wi-Fi saat ini. Versi awal untuk penggunaan mobile berdasarkan standar nirkabel 802.16e (Wi-Fi 802,110). Ini memiliki potensi untuk transmisi rentang yang sangat panjang (hingga 30 mil) dan bisa menawarkan kecepatan sekitar 10Mbps.

Yang agak membedakan dari generasi ke generasi itu adalah kecepatannya semakin meningkat di setiap generasi yang lebih tinggi. Karena  Kecepatan adalah penting untuk pengiriman data (bukan karena suara) karena jaringan yang lebih cepat memungkinkan Anda berbuat lebih banyak dengan telepon Anda.

Dari Berbagai Sumber

Sumber Lengkap ada disini

www.cnet.com

Sosial Bookmarking

Yunizar in MyyearbookYunizar in My SpaceYunizar in MyyearbookYunizar in My SpaceYunizar in MyyearbookYunizar in My SpaceYunizar in MyyearbookYunizar in My SpaceYunizar in FB

Iklan