Renumerasi di Kementrian Agama ! Benarkah berita itu, angin segar dan betul-betul segar menurut saya. Apalagi kabarnya renum di dapat oleh semua pegawai, berarti guru madrasah seperti saya akan dapat juga. Wah .. kalau itu benar-benar menjadi kenyataan, hal ini menjadikan tantangan besar bagi keluarga besar di Kementrian Agama. Peningkatan kinerja dan reformasi birokrasi adalah jawaban dari tantangan itu.

Renumerasi atau tunjangan perbaikan penghasilan ini mencuat kepermukaan setelah berita tentang Maklar pajak Gayus Tambunan di ekspos ke media, sekaligus membongkar “rahasia” bahwa pegawai di jajaran KementrianKeuangan telah menerima renum sejak tahun 2007. Sebanding memang dengan reformasi birokrasi yang dijalankan di Kementrian Keuangan. Walau tercoreng oleh oknum seperti Gayus Tambunan dan teman-temannya di Ditjen Pajak.

Pernah membayangkan tidak ! Jika kita mengurus apa saja yang berhubungan dengan pemerintah tidak ada main sogok lagi, kutipan tidak resmi, uang sukarela, pelicin supaya urusan lancar dan jenis-jenis gratifikasi lainnya. Karena jika sudah dapat renum, penghasilan mereka bertambah berlipat-lipat.

Menurut beberapa informasi, renumerasi di Kementrian Agama sudah dalam bentuk draf tinggal menunggu persetujuan presiden . Demikian yang bisa saya sampaikan..Semoga Bermanfaat.

Iklan