Pekerjaan perbendaharaan mulai menunggu puncak pada bulan depan, mulai laporan per semester Aplikasi Barang Milik Negara (SIMAK BMN), Laporan Keuangan (SAKPA), dan Aplikasi Persediaan. Ditambah dengan penyiapan berkas-berkas untuk pembuatan kontrak pengadaan jasa pembuatan RKB di madrasah tercinta, serta yang ditunggu-tunggu yaitu permintaan pembayaran Gaji ke-13 tahun 2010. Termasuk yang patut ditunggu Tunjangan bantuan bagi guru PNS yang belum mendapat sertifikasi sebesar Rp.250.000,- perbulan. Namun tunjangan yang satu ini belum jelas juntrungannya, pelaksanaan Perpres 52/2009 tentang tambahan penghasilan bagi guru pns sebagai dasar pemberian tunjangan itu di Kementrian Agama masih kabur bahkan katanya terancam batal.

Padahal merujuk SE Dirjen Perbendaharaan Nomor SE-01/PB/2010 tanggal 15 Januari 2010, mata anggaran untuk anggaran tunjangan ini sudah disiapkan oleh Kementrian Keuangan yaitu 511155 serta Guru PNS yang maksud dalam Perpres 52/2009 termasuk didalamnya Guru Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, MTs dan MA. Jika sampai sekarang belum di dapat oleh para guru madrasah, kembali kita di suruh bersabar. Hanya Allah SWT yang tahu kenapa tunjangan itu belum sampai ke tangan guru atau memang nggak jadi. Lupakan tentang tunjangan yang Rp. 250.000,- itu, jika rezeki pasti tak akan kemana, bagi yang sudah dapat silakan bersyukur dan pasti Allah SWT akan menambah rezeki, sebab itu adalah janji-NYa.

Oh ya, bagi satker yang mengelola dana BOS tahun 2010, bagi yang mengambil dengan Uang Persediaan (UP) bisa diambil dengan cara menggunakan Tambahan Uang Persediaan (TUP) dengan catatan membuat rincian permintaan beberapa bulan dana BOS yang belum diambil. Dengan cara TUP dana BOS bisa diambil lebih banyak sekaligus. Di satker kami, dana BOS mengendap selama 4 bulan baru diambil, dengan anggaran perbulan sekitar Rp. 17 juta. Sedang jika mengambil dengan UP maka hanya bisa diambil Rp 10 juta. Sehingga harus gerak cepat mengajukan permintaan UP dana BOS. Jika cape harus bolak balik ke KPPN setempat maka gunakan TUP, informasi lebih lanjut hubungi KPPN setempat.

Dan yang selalu di tunggu-tunggu turunnya Sk Dirjen Pendis untuk pencairan Tunjangan Profesi Guru, jika semua nya nanti keluar berbarengan di bulan Juni .. wah banyak kerjaan dan tentunya tidak terlalu mengganggu proses belajar mengajar karena bertepatan dengan Ujian Semester II.
Demikian,Semoga bermanfaat

Iklan