Pelaksanaan UN Ulang bagi yang tidak lulus dalam UN tahun 2010, beritanya tidak segencar dengan pelaksanaan UN sebelumnya.Padahal hasil UN ulang tahun 2010 ini yang sangat menentukan bagi peserta didik yang belum berhasil dalam UN pertama, bahkan pelaksanaan UN Ulang praktis seolah tanpa pantauan dan mungkin pengawasan. Apakah hanya sekedar formalitas saja ?

Sejatinya ketika siswa belum berhasil dalam suatu proses evaluasi atau penilaian,dilakukan apa yang disebut dengan remedial. Bahkan yang berhasil pun sebenarnya juga masih memerlukan tindakan yaitu pengayaan.

Sayangnya hasil UN tidak menghasilkan informasi apa-apa,selain menghasilkan nilai saja. Seharusnya hasil UN bisa memperlihatkan bagian mana yang tidak dikuasai oleh peserta didik. Misalkan siswa dalam UN tidak bisa menjawab soal tentang perhitungan luas kerucut dalam matematika, maka materi pembahasan ini yang harus dikejar dalam UN ulang. Namun jika UN hanya mempresentasikan nilai komulatif saja, maka tak jelas bagian mana yang tidak di kuasai oleh peserta didik. Atau bisa jadi tidak menguasai semua materi πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

Yang jadi masalah adalah lembaga pendidikan berikutnya, yang akan mengurus peserta didik berikutnya, kami saja di MTs masih sering ketemu dengan peserta didik, yang kurang lancar membaca bahkan ada yang tidak bisa menulis sama sekali walau bisa membaca (terakhir kabarnya sang anak ternyata mengalami keterbelakangan mental).. Anehnya anak yang satu ini,bisa lulus sekolah dasar. Atau seorang peserta didik lulusan Madrasah Ibtidaiyah namun tidak bisa mengaji. Dalam hati saya bertanya ngapain aja nih anak di SD dan MI selama 6 tahun.

Demikian juga nantinya ketika peserta didik SMP masuk ke jenjang lebih tinggi seperti SMA/MA,pernah mengukur nggak berapa kosa kata bahasa Inggris yang dia dapat selama sekolah di SMP/MTs,atau sekedar menjawab pertanyaan berapa luat balok dengan ukuran tertentu. Atau saya pernah membaca sebuah update status seorang kepala madrasah di Jakarta, setelah ujian pawai keliling sambil mengebut lalu tawuran, bahkan ada yang mati .. β€œInikah hasil pendidikan di Indonesia”

Lalu apa gunanya UN Ulang itu ? Bisakah hasil UN dan UN Ulang jadi basis data Sumber Daya Manusia Indonesia ? Udah ah.. ntar nambah ngawur postingannya .. πŸ™‚

Iklan