Merdeka .. Merdeka.. Merdeka.. Bangsa dengan penduduk terbesar ke 5, bangsa dengan pulau terbanyak di dunia ini, bangsa yang memiliki laut yang luas ini, bangsa yang konon paling strategis letaknya di antara 2 benua dan 2 samudera ini, bangsa dengan kekayaan alam dan subur ini, bangsa yang bagai untaian manikam di khatulistiwa ini, bangsa yang terkenal ramah ini (?), bangsa yang memiliki pahlawan-pahlawan yang terkenal ini, bangsa dengan umat Islam terbanyak di dunia ini, hari memperingati Kemerdekaannya.

Euforia peringatan Kemerdekaan tahun ini, agak lebih syahdu karena berbarengan dengan bulan suci Ramadhan, namun tidak akan mengurangi khidmatnya rasa nasionalisme terhadap bangsa ini.

Merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah

mer·de·ka /merdéka/ a 1 bebas (dr perhambaan, penjajahan, dsb); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –; 2 tidak terkena atau lepas dr tuntutan: — dr tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kpd orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan –; boleh berbuat dng –;
ayam ki bebas merdeka (dapat berbuat sekehendak hatinya);
me·mer·de·ka·kan v menjadikan merdeka; membebaskan (diri); melepaskan dr penjajahan dsb; memberikan kebebasan: Inggris telah – tanah-tanah jajahannya;
pe·mer·de·ka n orang (negara dsb) yg memerdekakan;
ke·mer·de·ka·an n keadaan (hal) berdiri sendiri (bebas, lepas, tidak terjajah lagi, dsb); kebebasan: – adalah hak segala bangsa;
se·mer·de·ka-mer·de·ka·nya adv tidak terpengaruh (oleh apa dan siapa pun); bebas atau lepas sama sekali: seni lukis harus – dr segala ikatan moral dan tradisi untuk dapat hidup

Namun sayangnya masih banyak pikiran dan tingkah laku yang tidak mencerminkan sebagai negara yang merdeka. Pendidikan yang memerdekakan, memerdekakan kepada semua saja untuk mendapat pendidikan dan memperoleh pendidikan yang layak, karena apa bedanya dengan zaman Belanda yang lebih banyak anak priyayi dan bangsawan saja yang sekolah dengan RSBI yang meminimalkan peserta didik dari kalangan tidak mampu untuk mendapat pendidikan yang layak.

memerdekakan siapa saja untuk berusaha tanpa ada rasa rasa takut dengan Satpol PP karena apa bedanya rasa takut dengan Belanda dan Satpol PP, atau suatu saat saya sekolah dulu kepala sekolah saya berang melihat peserta didik menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan suara yang rendah seperti ketakutan kedengaran oleh Belanda.

Ketakutan dengan kompor gas, karena apa bedanya kompor gas milik Pertamina dengan senjata dan bom milik Belanda dan Jepang, ketakutan berbicara kritis terhadap atasan karena apa bedanya atasan dengan Belanda menekan bawahan, memerdekakan pungutan-pungutan liar, karena apa bedanya Belanda dengan Sistem tanam paksa dan pemungut lokal padahal pekerjaan yang tidak seberapa,

Memerdekakan bangsa dari perilaku korup, karena apa bedanya pelaku korup dengan para pengkhianat bangsa dan VOC dulu yang akhirnya bangkrut yang oleh sejarah disebabkan oleh prilaku korup. Memerdekakan bangsa ini untuk bebeas berusaha, karena apa bedanya VOC dengan Freeport, Temasek.

Karena nggak banyak beda ,, so.. bangsa ini masih perlu berjuang lebih keras. Namun Jayalah negeri ini,.. Merdeka




Iklan