Dari empat mata pelajaran IPS dalam IPS Terpadu pada MTs/SMP, yang paling gampang dipadukan adalah antara IPS Sejarah dengan IPS Geografi. Yang paling bisa dipadukan antara keduanya adalah pada konsep keruangan, yaitu pada materi letak dan tempat peristiwa sejarah yang biasa menjadi materi pembelajaran IPS Sejarah.

Harap diingat bahwa memadukan ke-empat mata pelajaran IPS dalam IPS Terpadu harus tergambar jelas dalam Indikator dan Tujuan pembelajaran yang biasa dibuat guru dalam Rencana Pembelajaran. Sehingga tergambar jelas konsep memadukan mata pelajaran IPS nya.

Sebagai contoh pada materi kelas VII tentang kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha di Nusantara, memadukan dengan mata pelajaran IPS Geografi sangat mudah dan sangat mungkin. Kita bisa memasukkan indikator sebabagi berikut :

  1. Siswa dapat menunjukkan dalam peta umum letak kerajaan Kutai
  2. Siswa dapat menunjukkan dalam peta khusus letak kerajaan Kutai (jika guru punya atau membuat peta yang hanya berisi letak-letak kerajaan)
  3. Siswa dapat membuat peta dengan ukuran 1 : 100.000 wilayah kerajaan Kuta

Namun harap diingat ketika membuat indikator yang merupakan pemaduan mata pelajaran IPS lain harus lebih spesifik, seperti contoh indikator di atas pada nomor satu, materi tentang jenis peta umum harus memang ada dalam materi pembelajaran IPS Geografi. Jika ditulis “siswa dapat menunjukkan pada peta letak kerajaan Kutai” saja, maka dianggap kurang tepat (sebagian ada yg membenarkan) karena dianggap masih masuk dalam materi pelajaran IPS Sejarah.

Pertanyaannya ? Apakah IPS Sejarah dan IPS Geografi hanya bisa dipadukan dengan peta saja ? Nah, untuk yang ini masih perlu banyak kajian dan bantuan yang memang ahli dalam urusan madu-memadukan atau apa istilahnya ya.. memadu-padankan.

Pada materi IPS Terpadu Kelas VII tentang Sungai kita bisa memasukkan keseluruhan materi pelajaran IPS, dengan indikator misalnya :

  1. Siswa dapat menjelaskan pengertian sungai (Geografi)
  2. Siswa dapat menjelaskan peran sungai dalam sejarah perkembangan peradaban Mesopotamia dan Mesir (Sejarah)
  3. Siswa dapat menjelaskan sungai pembentuk budaya masyarakat Banjar dengan kebudayaan sungai. (Sosiologi)
  4. Siswa dapat menjelaskan peran penting sungai dari segi ekonomi bagi masyarakat (ekonomi)

Nah, sekali lagi .. mengajar IPS terpadu tak semudah yang dikira.. perlu banyak wawasan, mari bagi teman-teman yang punya banyak pengalaman untuk saling berbagi.. memadu-padankan IPS Terpadu.

Semoga Bermanfaat




Iklan