Guru Nikah Lagi.. Setelah Dapat TPG.. 🙂

Harian lokal di Kalimantan Selatan, Banjarmasin Post hari Jum’at tanggal 12 Nopember 2010, pada halaman tiga merilis berita yang mereka dapat dari Kepala Kanwil Kemenag Propinsi Kalimantan Selatan,tentang peningkatan jumlah perceraian suami istri pada tahun ini yaitu sebanyak 4000 kasus. Yang jadi perhatian, perceraian justru lebih banyak di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hemat beliau, bisa jadi disebabkan karena meningkatnya kesejahteraan PNS sekarang ini.

 

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Selatan,menambahkan ternyata jumlah perceraian di kalangan tenaga pengajar cukup banyak. Alih-alih beberapa tunjangan dan insentif yang didapat oleh guru untuk meningkatkan profesionalisme guru, malah digunakan untuk kesenangan sendiri termasuk diantaranya untuk nikah lagi.

Terlalu dini jika mengkaitkan tingginya tingkat perceraian PNS dan guru dengan meningkatnya kesejahteraan PNS dan guru.Perlu kajian lebih mendalam. Selain masalah cerai-ceraian itu urusan pribadi, di bolehkan dalam agama (halal) walaupun tidak disukai, demikian juga tentang nikah lagi. Tidak ada yang salah tentang nikah lagi. Sebab jodoh kan salah satu rahasia Allah.

Dan tidak semua guru, yang punya tunjangan dan insentif lebih itu menggunakan untuk kesenangan diri sendiri.  Banyak juga yang digunakan untuk meningkatkan ke profesionalisme nya. Seharusnya yang diangkat ke permukaan berapa PNS/Guru yang belum punya rumah, alat transportasi yang memadai, berapa guru yang mengutang ke bank, berapa guru yang mampu menyekolahkan anaknya yang lebih tinggi. Selama ini mana ada orang yang peduli dengan guru, Bagaimana dengan organisasi profesi guru ? Sama aja ! Mana ada yang peduli. Ketika mereka sudah mulai sejahtera, maka ramai-ramai di serang.

Benarkah semua ini .. ?

 

 

Iklan