Jika bencana dalam dunia nyata berupa gempa bumi, gunung meletus dan banjir. Maka dalam dunia maya juga dikenal istilah dengan bencana. Sebagian dari kita memang mempunyai gambaran bentuk bencana dalam dunia maya, namun kita tidak mempunyai ide konkret untuk pemulihan setelah masa bencana. Dalam dunia nyata sering disebut dengan mitigasi bencana.

Berikut beberapa istilah bencana dalam dunia maya, yang saya kutip dari Majalah PCMedia 08/2010,:

  1. Bencana tanpa bukti

    Bencana semacam ini biasanya muncul tanpa kita sadari bahwa data kita dibobol orang lain, dan tentunya tanpa sepengetahuan kita. Biasanya tak merusak pada file dan system yang ada, bahkan kita pun tidak mengetahui bahwa system pertahanan kita telah bobol. Yang ada si penyusup hanya lihat-lihat file kita saja.

  2. Bencana tanpa hilangnya data.

    Berbeda dengan yang nomor satu, bencana yang ini biasanya ada orang yangmenyusup dan meninggalkan bukti serangannya. Selain itu si penyusup melakukan copy paste terhadap file tanpa berusaha untuk menghapusnya. Serangan ini bisa juga sudah berupa virus, dan termasuk sangat sulit untuk diatasi. Cara mengatasinya bisa dengan melakukan penyelamatan data ke tempat penyimpanan data yang lain seperti CD, DVD, Flash Disk dan Hardisk Eksternal.

  3. Hilangnya data/system dalam skala kecil.

    Beberapa file data dan system dihapus secara sengaja, diantara beberapa aplikasi atau program tertentu yang tidak bisa digunakan. Perlu waktu untuk melakukan recovery, jika aplikasi berupa office, audio visual, grafik yang dirusak maka solusi nya adalah install ulang. Sedang , jika file data yang hilang, maka gunakan software recovery data untuk mengembalikan data yang hilang. Untuk nyari softwarenya, monggo silakan cari di google dengan keyword “free softwar e recovery data’.

  4. Hilang data/system dalam skala besar.

    Bencana ini biasanya menyerang system operasi yang ada di PC/laptop kita. Perlu waktu untuk recovery system operasi kita, atau paling tidak melakukan install ulang.

  5. Hilang total.

    Untuk hal ini bisa jadi diakibatkan oleh bencana alam dalam dunia nyata, PC/Laptop kena air banjir, kebakaran, gangguan alam besar lainnya. Atau PC/Laptopnya diangkut oleh maling. Tidak ada cara lain selain ‘backup”. Lakukan backup secara berkala, di computer atau media penyimpanan data lainnya.

Mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Iklan