Istilah naturalisasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Online  diartikan sebagai pemerolehan kewarganegaraan bagi penduduk asing; hal menjadikan warga negara; pewarganegaraan yg diperoleh setelah memenuhi syarat sebagaimana yg ditetapkan dl peraturan perundang-undangan; , walau sebenarnya memakai pemain hasil  naturalisasi bahkan sudah lama diterapkan oleh tim-tim besar di dunia. Sebut saja seperti Perancis, Portugal, Jerman bahkan Italia. Kita ingat ketika Perancis dengan pemain multi ras nya berhasil menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia (lupa tahunnya :)sedang Deco dan Pepe lebih senang bermain dengan Portugal dibanding dengan negara kelahirannya Brazil, atau pemain bintang baru Jerman Mezut Ozil dari keturunan Turki dan Sami Khedira keturunan Tunisia.

Sedang di Asia Tenggara, yang getol memakai pemain naturalisasi pertama kali adalah Singapura. Alhasil Singapura menjadi juara Piala AFF (maaf lagi lupa tahunnya 🙂 sekarang dalam gelaran AFF tahun 2010 ini, Indonesia dan Philipina juga  memakai pemain naturalisasi. Yang agak jor-joran menggunakan pemain asing di AFF 2010 adalah Philipina. Tidak  tanggung-tanggung, Philipina mengajak 9 pemain naturalisasi sekaligus. Kebanyakan diantara pemain naturalisasi Philipina berasal dari Inggris. Gimana hubungannya antara Inggris dan Philipina juga nggak jelas, dalam sejarahnya Philipina pernah di jajah Spanyol dan Amerika Serikat.

Agak beda memang dengan Tim besar Eropa lainnya, jika Perancis banyak memakai pemain naturalisasi berasal dari negara-negara Afrika bekas jajahan Perancis, sedang Jerman karena kebijakan negara mereka menerima secara terbuka pendatang dari negara Eropalain , sedang Portugal karena kesamaan bahasa dan budaya dengan Brazil (dalam kasus Deco dan Pepe).

Singapura sepertinya meniru apa yang dilakukan oleh Jerman, sedang Indonesia dan Philipina sepertinya yang dikejar adalah prestasi. Indonesia sendiri sebenarnya hanya memakai 1  pemain naturalisasi yaitu Cristian Gonzales yang berasal dari Uruguay, sedang Irfan Bachdim diyakini asli Indonesia karena memegang paspor Indonesia. Irfan sendiri berayah orang Indonesia asli dan ibu dari Belanda, lahir dan besar di Belanda.

Sedang Philipina memakai pemain naturalisasi dengan alasan yang tidak jelas, nama-nama yang berasal dari didikan dan pelatihan klub-klub elit Inggris juga tak jelas rimbanya. Jika seperti Perancis maka Philipina akan diperkuat pemain naturalisasi berasal dari Spanyol. Karena kedua negara ini mempunyai ‘ikatan batin’ karena penjajahan dimasa lalu. Entah, mungkin saja pemain naturalisasi Philipina berasal dari keturunan Spanyol. Karena saya juga tak tahu.. 🙂 Nama-nama seperti Phillip, Jimmy Younghusband, Chris Greatwitch dan Eteridge sepertinya bukan nama-nama yang berasal dari Spanyol.

Salah kah memakai pemain naturalisasi ?

Tentu saja tidak ! Jika sepakbola dijadikan sebagai industri, maka prestasi salah satu yang bisa dijual untuk mengundang orang datang ke stadion. Indonesia telah membuktikannya, diperkirakan penonton yang akan menyaksikan semifinal  I Indonesia vs Philipina akan di tonton sekitar 80.000 dan ratusan ribu melalui televisi. Apalagi Philipina selama ini olahraga yang banyak digemari hanya basket dan tinju.

Namun satu hal yang penting banyaknya pemain naturalisasi bisa jadi trend negatif bagi perkembangan pemain bola usia dini dan perkembangan pemain bola dalam negeri.

Ayo Tim nas bantai .. Philipina cukup dengan 1- 0

 

 

 

Iklan