Karena asyik liburan akhir tahun, pada nggak tahu nih.. ada perubahan baru di aplikasi Gaji GPP Update Tanggal 10 Januari 2010. Perubahan terbaru adalah pada besaran PPh Pasal 21 untuk golongan III ternyata ‘cuma’ 5%. Sedang Gol. I dan II tetap 0%, sedang gol IV tetap 15%. Selidik punya selidik, perubahan itu ternyata di atur dalam PP  Nomor 80 Tahun 2010 tentang Tarif Pemotongan dan Pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Penghasilan Yang Menjadi Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Pertama saya mengira, PPh Pasal 21 gol.III yang 5% hanya untuk uang makan saja, ternyata untuk pendapatan lain seperti gaji, uang pensiunan dan tunjangan lain yang sifanya tetap dan teratur setiap bulan yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Maka, kalau demikian.. diperkirakan Tunjangan Profesi Guru termasuk dalam besaran baru PPH Pasal 21 ini.

Bagi Pejabat Negara, PNS, Anggota TNI, Anggota Polri dan pensiunannya yang tidak memiliki NPWP, maka PPh Pasal 21 terutang dihitung dengan mengenakan tarif 20% lebih tinggi. Adapaun PPh Pasal 21 tambahan 20% tersebut tidak ditanggung pemerintah tetapi dipotong dari penghasilan Pejabat Negara, PNS, Anggota TNI dan Anggota Polri pada bulan dibayarkannya gaji, uang pensiunan dan tunjangan lain.

Bila dibandingkan dengan PP 45 Tahun 1994, perbedaan terletak pada definisi jenis penghasilannya. Pada PP 45 Tahun 1994, PPh Pasal 21 yang ditanggung pemerintah adalah gaji atau uang pensiunan dan tunjangan-tunjangan lain yang sifatnya tetap dan terkait dengan gaji. Frasa “terkait dengan gaji” diganti dengan kata “teratur setiap bulan”. Sedangkan sumber penghasilan dan penerima penghasilannya sama saja. Perbedaan lainnya adalah penegasan tarif 20% lebih tinggi bagi penerima penghasilan yang tidak berNPWP dan dipotong dari peghasilan tiap bulannya.

Adapun besarnya tarif yang dikenakan adalah sebagai berikut :

  • 0% dari jumlah bruto bagi PNS Golongan I dan II, Anggota TNI dan Anggota Polri berpangkat Tamtama dan Bintara, dan pensiunannya.
  • 5% dari jumlah bruto bagi PNS Golongan III, Anggota TNI dan Anggota Polri berpangkat Perwira Pertama, dan pensiunannya.
  • 15% dari jumlah bruto bagi PNS Golongan IV, Anggota TNI dan Anggota Polri berpangkat Perwira Menengah dan Perwira Tinggi, dan pensiunannya.

Sedang yang baru lainnya adalah besaran tunjangan beras yang baru, yaitu sebesar Rp. 56.560,- (perjiwa) sedang sebelumnya adalah Rp. 48.000,-.. Namun untuk yang satu ini saya tidak tahu dasar peraturannya, hehehe.. cuma yang jelas aplikasi telah berubah..

Semoga Bermanfaat

Sumber Tulisan : http://dudiwahyudi.com

 

Iklan