Penyerapan Anggaran APBN 2011 dan Pengentasan Kemiskinan

Beberapa hari yang lalu, satuan kerja kami mendapat surat dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi Kalimantan Selatan, yang berisi tentang percepatan penyerapan anggaran untuk beberapa kegiatan yang  diharapkan bisa mendukung pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Intinya, dalam hal ini satuan kerja  (satker) diharapkan mempercepat pembayaran beberapa kegiatan yang menggunakan dana APBN Tahun 2011.

Penyerapan anggaran diharapkan bisa menyalurkan dana APBN ke masyarakat luas. Misalnya, percepatan pembangunan beberapa proyek, dengan harapan uangnya bisa cepat sampai ke para tukang. Biaya-biaya lain yang mempercepat penyebaran uang di masyarakat. Selain itu juga termasuk percepatan beberapa tunjangan termasuk tunjangan profesi guru.

Pemerintah seperti sadar betul, untuk meningkatkan penyerapan anggaran. Apalagi ini sudah memasuki bulan ke-empat tahun anggaran 2011. Saya tidak tahu persis berapa penyerapan anggaran di tahun sampai akhir bulan Maret 2011. Jika penyerapan anggaran tinggi, tentu sekiranya surat itu tak perlu datang ke satker. Namun, sudahlah saya sendiri tak tahu pasti dengan apa yang terjadi. Hehehehe

Tinggal yang ditunggu adalah satuan kerja dan KPPN. Percepatan pencairan beberapa kegiatan dan tentunya pihak KPPN sebagai ujung tombak proses pencairan dana APBN. Beberapa kesalahan yang bersifat teknis dan non teknis serta persyaratan pengajuan (terkadang ribet) menjadi salah satu kendala satuan kerja dalam menyerap anggaran APBN. Seperti di satuan kerja kami, bulan April ini banyak yang akan segera dibayarkan, antara lain tunjangan fungsional untuk guru non-pns, rapel kenaikan gaji pokok 2011 dan tunjangan profesi guru.

Dengar-dengar kabar, ada beberapa satker yang mengajukan pembayaran Tunjangan Profesi Guru di tolak oleh KPPN. Saya tidak tahu pasti apa sebab penolakan tersebut. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan komitmen pemerintah untuk meingkatkan daya serap terhadap APBN. Tentu bisa jadi salah satker, jika beberapa syarat esensial tidak dipenuhi oleh satker sehingga pengajuan pembayaran tunjangan profesi guru di tolak oleh KPPN setempat.

Termasuk juga rencana pembayaran kekurangan gaji pokok tahun 2011, baru bisa diajukan pembayarannya mulai tanggal 25 April 2011. Sementara beritanya sudah menyebar kemana-mana bahwa awal bulan April 2011 kekurangan gajinya alias rapel sudah dibayarkan. Padahal pengajuannya baru bisa di atas tanggal 25 April 2011. Mungkin bagi PNS di lingkungan Pemerintah Daerah, yang dapat duluan. Sedang PNS yang dibayar oleh APBN harap bersabar dulu yaa… Hehehehehe

Wassalam.

3 tanggapan untuk “Penyerapan Anggaran APBN 2011 dan Pengentasan Kemiskinan

  1. Pegawai Honor untuk sekolah sangat memprihatinkan,sekolah hanya memperoleh 20 persen dari dana BOS sementara pegawai honor cukup banyak/sekolah sehingga ada guru Honor tidak mendapatkan gaji sesuai UMPT DKI dan penerimaan pewai negeri untuk sekolah sangat rendah, jadi agar anggaran cepat terserap janggan pusing berpikir saja seperti anak sekolah Dasar(logika sederhana) tambah saja penerimaan pegawai Negeri untuk sekolah, sehingga tidak ada pembagian dana BOS 20 persenan yang nantinya juga hanya menambah celah untuk berpikir yang tidak tidak yang dapat menguntungkan pribadi dan golongan. txs. LSM Garda P3ER Jak Sel.Ketua Limoranto

    1. Pak Limoranto yth, disparitas antara guru honor dan pns, memang ibarat antara bumi dan langit.Tak di Jakarta saja, di daerah pun sama ceritanya. Sayang nya kebijakan-kebijakan nya justru tak membuat perbedaan nya semakin berkurang, termasuk ttg pembatasan dana BOS untuk honor yg cuma 20%. Saya kira yg diperlukan adalah gerakAn-gerakan yg simultan kpd pengambil kebijaksanaan utk membuat kebijakan pro thd guru honor. Melalui forum diskusi melalui LSM yg bapak pimpin saya kira salah satu cara. Karena ini lah salah satu iman nya perjuangan. Terima kasih sdh berkunjung dan memberi komentar, sukses selalu utk anda. Wassalam

Tinggalkan Balasan ke Limoranto Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s