Sumber Gambar : http://blackberry.com

Akhirnya saya berkesempatan juga menjajal sebuah smartphone (telepon pintar) keluaran Research In Motion (RIM) yang berlabel Blakberry Curve 3G 9300. Sejak pertama kali masuk ke Indonesia di tahun 2004 dan disambut ‘mesra’ oleh Indosat dan Starhub, hingga sekarang perkembanganya menjadi salah satu pilihan utama pengguna gadget di Indonesia. Terserah, penggunaannya apakah hanya sebagai life style saja, atau memang berguna untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Pengguna gaptek yang hanya bisa/digunakan untuk telpon dan sms saja, tak perlu gadget ini, namun jika digunakan hanya untuk life style (baca : untuk gaya-gayaan saja) dan bikin status update dijejaring sosial, itu sepenuhnya terserah anda.

Curve 9300 yang navigasinya menggunakan trakpad, sepertinya termasuk dalam jenis kategori ‘middle’ dalam urusan harga, namun untuk speknya sudah menganut jenis smartphone kelas wahid, didukung oleh jaringan GSM hingga 3G, Wifi, GPS dan lain-lain. Fitur BlackBerry dalam sejarahnya merupakan gadget yang dikhususkan untuk memuaskan para penguna e-mail (surat elektronik) secara mobile. Produk yang menjadi andalan utama dan membuat BlackBerry digemari di pasar adalah surat-e gegas (push e-mail). Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam BlackBerry secara otomatis. Saya mencoba menjajalnya dengan menggunakan satu PC mengirim email ke PC lain (sama dengan email di BB) ternyata email yang duluan masuk adalah yang ke BB.

Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai keunggulan dari BlackBerry, yaitu push e-mail. Dengan push e-mail semua e-mail masuk dapat diteruskan langsung ke ponsel. E-mail juga sudah mengalami proses kompresi dan scan di server BlackBerry sehingga aman dari virus. Lampiran file berupa dokumen Microsoft Office dan PDF dapat dibuka dengan mudah. Sebuah e-mail berukuran 1 MB, jika diterima melalui push e-mail dapat menjadi 10 kb dengan isi yang tetap.

Untuk browser, sepertinya sebanding dengan Opera Mini dijenis HP bersystem Java maupun Symbian. Yang agak membedakan dengan Opera Mini adalah kompresi sebuah web dengan tampilan full sitenya lebih besar, sedang waktu relatif lebih sama. Dengar-dengar OS BB versi 6 sudah support untuk membuka web lebih dari satu. BlackBerry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger, namun dilakukan melalui jaringan BlackBerry dengan memasukan nomor identitas. Dikenal dengan istilah BlackBerry Messenger (BBM). Selain itu, disediakan juga ribuan aplikasi oleh RIM,  buatan pihak ketiga dari yang berbayar hingga yang free alias gratis. Beritanya baiknya, ada kategori aplikasi untuk education, sayangnya saya belum menjajalnya.

Pada Januari 2011, Blackberry dan Research In Motion (RIM), perusahaan induknya asal Kanada, menjadi topik utama di pemberitaan Indonesia, setelah Menkominfo Tifatul Sembiring mengultimatum untuk mencabut izin mereka di Indonesia karena tuntutan pemerintah untuk memblokir pornografi tidak dipenuhi.

Tuntutan lainnya yang tidak dipenuhi adalah pemindahan data center dari Kanada ke Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Menkominfo menyatakan bahwa dengan kondisi data center tetap di Kanada, setiap tahun RIM berpotensi mendapat pemasukan sekitar Rp. 2 Triliun tanpa terkena pajak dari Indonesia. Desakan ini didukung banyak pihak, antara lain oleh Komisi Pemberantas Korupsi,Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, Ketua Umum International Conference of Islamic Scholars (ICIS) Hasyim Muzadi, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia. Dan entah, bagaimana kelanjutannya.

Anda ingin berbagi pengalaman menggunakan BB, silahkan kasih komen, saya sepertinya masih perlu banyak belajar menggunakannya.

Sumber Tulisan : id.wikipedia.org

Iklan