Belajar adalah hakekat manusia hidup, sepanjang hidupnya, manusia terus belajar. Termasuk ketika manusia akan menuliskan sesuatu dengan merangkai kata menjadi kalimat, harus dimulai dengan belajar. Belajar menulis, ya.. dengan menulis. Adalah Ersis Warmansyah Abbas, dosen saya ketika di FKIP Universitas Lambung Mangkurat,  memotivasi siapa saja termasuk saya untuk menulis. Akun FB dan weblog beliau berisi full tentang mudahnya menulis.

Menulis, di sebagian orang, dianggap sebagai sesuatu yang memberatkan. Walau ada yang mengartikan menulis adalah menuliskan apa yang ada dalam pikiran. Yang dianggap memberatkan adalah merangkai kata dalam sebuah kalimat yang baik dan enak dibaca. Dibeberapa kesempatan ada pembaca blog ini yang mengkritik bahwa di tulisan blog ini, tidak sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Saya mengucapkan terima  kasih, atas kritikan ini. Pertama, saya tak banyak belajar tentang EYD dengan baik. Namun jika dibandingkan dengan  orang yang pengetahuan banyak tentang EYD  tapi tidak mau menulis dan tidak berani membuat blog, apa gunanya ? Dibanding saya, yang EYD nya jelek tapi mau belajar menulis. Saya bukan penulis hebat dengan kemampuan mumpuni, tulisan di blog ini lebih dari sekedar ‘remeh-temeh’ keseharian saya sebagai guru, dan tugas-tugas tambahan lain saya. Jika yang mengkritik tidak suka dengan tulisan saya yang agak nakal (dibeberapa postingan) justru  bukan pada EYD yang dikritik, seharusnya pada esensi tulisan, dan mari kita perdebatkan.

Menulis bagi saya, lebih pada ekspresi jiwa (pakai bahasa berat nih..) Ekspresi sedih, senang, bahagia, dan kadang benci. Saya ungkapkan dengan tulisan apa adanya, ketika saya punya HP baru saya reviews sesukanya, ketika dapat berita gaji ke-13 akan dibayarkan, saya beritakan pada semua, ketika para guru curhat masalah TPG atau apa saja, saya kasih gambaran menurut apa yang saya ketahui. Ketika saya sedang dalam perjalanan, saya ceritakan dengan seadanya. Sehingga bisa jadi, weblog ini jadi buku harian kepada anak dan cucu saya dikemudian hari.

Menulis diblog di ujungnya, bisa jadi hanya sekedar berita terbaru, hingga menjadi pengetahuan bagi orang banyak, dan sekali lagi (maaf) tanpa harus menjadi penulis hebat dan ilmu EYD yang bagus pula. Ya.., prinsipnya menulis apa saja, yang sekiranya akan bermanfaat. Keuntungan secara finansial, bisa jadi akan di dapat. Teman bloger, ada yang bercerita, ketika dia sering membahas tentang aplikasi komputer, ternyata teman-teman dan saudara banyak yang meminta untuk memperbaiki komputer. Tentu, ini dampak positif menulis, dan sekali lagi, tak perlu menjadi penulis hebat dengan ilmu EYD yang oke,hehehehe

Konsep web/blog yang cepat masuk di search engine (tentang SEO) adalah tulisan yang unik, tidak copy paste. Saya sebisa mungkin untuk membuat kalimat sendiri dan seadanya, walau tidak mengharamkan copy paste. Karena dibeberapa tulisan diblog ini ada juga beberapa copy paste dari wikipedia dan blog teman-teman. Walau tak sesuai dengan EYD, tapi cepat terindeks oleh seacrh engine, beberapa tulisan semisal tentang Gaji ke-13 dan NRG (nomor Registrasi Guru) sempat nangkring di urutan teratas google, sungguh dengan pengetahuan EYD saya yang jelek.

Simpulannya, bagi saya.. jangan takut untuk menulis,.. tuliskan apa yang anda mau tuliskan dengan konsekuensi apa pun yang didapat setelah menulis. Toh, tak ada penilaian disini,malah ratusan dan mungkin ribuan orang mengetahui yang sebelumnya orang pada tidak tahu. Demikian, karena indahnya berbagi.

Ayo,menulis .. 🙂

Iklan