Laporan Amburadul, Sanksi pun Menunggu

Hari ini untuk kesekian kalinya mengikuti acara sosialisasi bidang pengelolaan keuangan satuan kerja di Aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalimantan Selatan. Seharusnya yang di undang adalah KPA, entah kenapa saya yang operator mewakili beliau. Acara sosialisasi bermaterikan tentang pengelolaan perencanaan dana dan LPJ bendahara.

Sepertinya yang harusnya hadir adalah KPA, biar pada tahu yang dikerjakan oleh para operator. Perencanaan dana atau kas merupakan salah satu aplikasi wajib sebagai syarat pencairan dana APBN. Satker harus tepat waktu dan tepat penghitungan dananya supa bisa di buatkan SP2D oleh pihak KPPN. Sanksi bagi yang tidak membuat dan melaporkan perencanaan dengan menggunakan aplikasi AFS adalah penundaan realisasi.

Aplikasi AFS merupakan salah satu dari sekian aplikasi ‘wajib’ yang harus dikerjakan satker untuk pencairan dana APBN. Sebelumnya para satker menggunakan Aplikasi SPM,dan GPP serta aplikasi pelaporan yaitu SAI dan SIMAK BMN. Tidak menggunakan aplikasi SPM dan GPP (utk gaji) hampir dipastikan tidak akan dilayani pihak KPPN. Demikian juga untuk pelaporan keuangan dan barang, jika tidak dibuat dan dikerjakan, sanksi penundaan SPM siap menunggu. Namun sanksi tidak berlaku untuk penundaan belanja gaji induk. TAk terbayang jika belanja gaji induk/rutin tidak dibayarkan kepada pegawai, bisa jadi bendahara/operator bahkan KPPN bisa di amuk masa. Padahal sebenarnya nggak masalah ditunda aja sekalian terutama bagi pengelola/operator keuangan yang amburadul. Tapi kasian juga yah .. 🙂 hehehe

Pengelolaan keuangan yang sebaik-baiknya telah di usahakan oleh operator pengelolaan keuangan negara dalam hal ini Kementerian Keuangan. Satker dengan administrasi yang lengkap tentu tak masalah ketika mengajukan permintaan pembayaran dan juga mempertanggungjawabkan nya.

Walau ‘terus terang’ agak ribet, karena sedikitnya ada 8 aplikasi yang dikerjakan oleh satker dalam rangka pengelolaan keuangan dan barang milik negara. Mudah-mudahan suatu saat bisa disederhanakan, atau aplikasi yang benar-benar mudah digunakan, sehingga urusan pun jadi lancar.

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

9 tanggapan untuk “Laporan Amburadul, Sanksi pun Menunggu

  1. Benar-benar ribet jadi operator…. kemarin saja waktu di satker saya (Kab. Situbondo Jawa Timur) ada pendampingan dari Irjen perihal persiapan audit BPK, operator bahkan jadi bulan-bulanan auditor….. tapi menyenangkan juga jadi operator, hehehe…. Nice share, gan….

  2. ada nrg 093131203774 tertulis nama Karim Jepara Jawa Tengah dalam daftar nama tidak muncul
    semestinya itu milik NRG siapa ? Sedangkan Abdul Karim di Indonesia lebih dari banyak, mohon
    invonya kak Yunizar !!!

  3. Tunjangan sertifikasi satu tahun kok keluar satu bulan masalahnya satker Kabupaten atau KPPN atau
    memang keuangan negara tidak cukup atau bagaimana ?

    1. Sdh saya jelaskan di beberapa komentar dan tulisan di blog ini, semua berdasarkan ketersediaan anggaran yg ada di satker. Ketersediaan anggaran dihitung berdasarkan kebutuhan, dan keakuratan penghitungan anggaran. Jika tak cukup juga, maka revisi DIPA jalan terakhir, .. Semoga bermanfaat ..

  4. Mas Yunizar pasti tahu pencairan sertifikasi PAI Mapenda Jepara cuma 1 bulan yang 11 bulan kapan lagi ya tolong invonya mas.

    1. Bisa jadi anggarannya tdk cukup, jika mau dpt sisanya bapak harus pro aktif agar pembayaran sisanya bisa di bayarkan tahun ini. Dengan menanyakan kpd pihak yg berwenang apakah sisanya dianggarkan tahun ini, jika tidak, bapak bisa meminta, jika ada revisi penambahan DIPA, mohon perhitungan 11 bulan, dimasukan ke dalam revisi DIPA .. Daftar kekurangan dana TPG biasanya dilaporkan sekitar bulan Februari – Maret sebagai bahan revisi penambahan TPG. Semoga bermanfaat ..

  5. TAMBAH PEGAWAI HONORER UNTUK MENGELOLA APLIKASI, BIKIN MOU BAHWA HONERER TIDAK AKAN DIANGKAT JADI PNS, CUMA DAPAT HONOR 1,2 – 1,5 JT PERBULAN…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s