Di kelas, saya sering mengartikan atmosfer sebagai kelambu buatan Allah SWT untuk menyelebungi bumi, sekaligus selimut dengan penuh hati Sang Ilahi, agar tenang hidup di permukaan bumi menjalani ketentuan-Nya. Bagaimana tidak, jika atmosfer tak berfungsi baik sebagai lapisan udara untuk ‘mengurung’ udara (oksigen), juga melindungi dari panasnya sinar matahari dan benda-benda luar angkasa yang bias saja mengancam bumi.

Dibeberapa buku paket IPS, atmosfer sering diartikan sebagai lapisan udara. Sebagai guru IPS jadi-jadian saya agak sedikit bingung, ingin menyatakan salah ya nggak berani, karena dalam atmosfer tidak hanya mengandung udara tapi juga gas jenis lain. Hemat saya, lebih tepat diartikan sebagai lapisan gas yang melingkupi bumi. Menurut Wikipedia, atmosfer ada disetiap planet. Di bumi, atmosfer terdapat mulai dari permukaan bumi sampai sekitar 560 Km dari permukaan bumi. Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap.

Atmosfer mempunyai beberapa lapisan udara yang ketebalan dan karakteristiknya berbeda-beda. Beberapa lapisan atmosfer tersebut sebagai berikut.

 1. Troposfer

Lapisan troposfer merupakan lapisan udara yang palingrendah. Lapisan ini di khatulistiwa mempunyai

ketebalan berkisar 16 km, di daerah sedang ketebalannya berkisar 11 km, dan di daerah kutub berkisar 8 km. Ratarata kedalaman lapisan troposfer adalah 12 km. Pada lapisan ini, peristiwa-peristiwa cuaca, seperti angin, awan,dan hujan terjadi. Suhu udara di daerah tropis pada ketinggian 0 m di atas permukaan laut berkisar 27oC, sedangkan di bagian atas yang berbatasan dengan tropopausesuhunya berkisar 62oC. Dengan demikian, setiapada kenaikan tinggi tempat maka suhunya semakinturun. Menurut Teori Braak, setiap naik 100 m maka suhu akan turun 0,61oC.

 2. Stratosfer

Lapisan stratosfer berada di atas tropopause sampai ketinggian berkisar 49 km dari permukaan laut. Pada stratosfer terdapat lapisan isothermal, yaitu pada ketinggian antara 11-20 km dengan suhu udara beragam ± 60oC dan lapisan inverse pada ketinggianantara 20-49 km. Pada lapisan inverse suhu udara semakin ke atas semakin meningkat dan sampai ketinggian 49 km suhu udara mencapai 5oC. eningkatnyasuhu udara ini disebabkan oleh adanya kandungan gas ozon (O3). Di atas stratosfer terdapat lapisan stratopause yang merupakan pembatas antara stratosferdengan mesosfer.

 3. Mesosfer

Lapisan mesosfer terdapat pada ketinggian antara 49-85 km di atas permukaan bumi. Pada lapisan ini setiapnaik 1.000 m, suhu udara akan turun 2,5o-3oC, sehingga suhu pada lapisan paling atas mencapai 90oC. Lapisanmesosfer dengan lapisan di atasnya dibatasi oleh lapisanmesopause.

 4. Termosfer

Lapisan ini terletak pada ketinggian antara 85-500 km di atas permukaan bumi yang lebih sering disebut denganlapisan panas (hot layer). Suhu udara di bagian bawah berkisar 90oC, sedangkan di bagian atas mencapaikurang lebih 1010oC. Pada lapisan ini terdapat lapisanionosfer yang terletak antara 85-375 km di atas permukaanumi. Partikel-partikel ion yang dihasilkan pada lapisan ini berfungsi untuk memantulkan gelombang radio, baik gelombang panjang maupun gelombangpendek.

 5. Eksosfer

Lapisan eksosfer berada di atas 500 km di atas permukaan bumi. Molekul-molekul pada lapisan ini selalu bergerakdengan kecepatan yang tinggi. Pengaruh gravitasi bumi terhadap molekul-molekul di sini sangat kecil, sedangkan  pengaruh angkasa luar lebih besar sehingga molekulmolekulyang ada sering meninggalkan atmosfer.

Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gaslainnya.

Atmosfer mempunyai peranan besar dalam kehidupan yang ada di permukaan bumi. Peranan atmosfer tersebut sebagai berikut.

  • Melindungi bumi dari jatuhnya meteor atau benda angkasa yang lain.
  • Menjaga temperatur udara di permukaan bumi agar tetap bermanfaat untuk kehidupan.
  • Memantulkan gelombang radio.
  • Selain itu, gas-gas yang ada di atmosfer mempunyaiperan masing-masing, sebagai berikut.
  1. Nitrogen untuk pertumbuhan tanaman.
  2. b. Oksigen untuk pernapasan.
  3. Karbondioksida untuk fotosintesis.
  4. Neon untuk lampu listrik.
  5. Ozon untuk menyerap sebagian radiasi matahari.

Iklan