Dalam minggu belakangan ini, sering mendapat telpon tele marketing yang menawarkan beberapa produk terutama asuransi dan voucer hotel. Diantaranya dengan sedikit rayuan dan paksaan untuk kita menerima penawaran yang mereka ajukan. Sepertinya mereka memang cukup terlatih dan bisa jadi sambil membaca program yang mereka tawarkan. Yang lebih hati-hati lagi mereka menawarkan dengan kata-kata  cepat bahkan menjebak. Salah satu telpon tele marketing menawarkan asuransi kecelakaan, dalam penawarannya si penelpon menyebutkan bahwa si pengguna asuransi akan mendapat premi Rp. 500.000,- perhari jika dirawat rumah sakit. Si penawar tidak menyebutkan bahwa yang dapat premi Rp. 500.000,- perhari jika mengalami kecelakaan tidak untuk sakit karena penyakit. Selain itu, tele marketing sesukanya menyebut bahwa mereka berasal dari Bank, padahal mereka pihak lain atau pihak ketiga.

Pihak bank pun sangat open memberika nomor telpon para nasabahnya, sepertinya sudah menjadi simbiosis mutualisme antara bank dan asuransi. Entah berdasarkan syarat dan ketentuan apakah jika kita menggunakan produk bank, lalu mereka sesukanya mengobral nomor telpon dan HP nasabahnya kepada pihak ketiga.

Menolak penawaran tele marketing, merupakan hak kita. Bilang saja kita tidak berminat, atau jika suatu saat kita memang mau penawaran mereka, minta saja nomor custumer servicenya. Kadang mereka ‘ngeyel’ ketika kita bilang tidak berminat, biasanya mereka akan bertanya ‘kenapa bapak/ibu tidak berminat ?’, ‘banyak keuntungan yg akan bapak/ibu dapat’, ‘premi dapat mudah di klaim’ dan rayuan lainnya. Kalau saya malah menjawab jujur, ‘saya tak sanggup membayar preminya’ habis deh perkara. Atau yang agak kasar, bilang aja sedang bekerja dan harus menggunakan kedua tangan anda untuk bekerja. Atau tolak semua telpon masuk yang tidak anda kenal, biasanya nomornya berasal dari kode (021).

Namun seandainya memang anda berminat dan berniat untuk mencari asuransi tidak salahnya untuk menggunakan asuransi, salah satu jaminan untuk peristiwa yang akan datang. Harganya pun cukup beragam mulai dari Rp. 60.000,- anda sudah menjadi pertanggungan mereka untukl kebutuhan anda kelak seperti asuransi jiwa, kecelakaan, pendidikan dan lain-lain.

So, semuanya tergantung kepada anda…

Iklan