ISO 64, I/140, F5.6

Sudah sejak lama pengen punya kamera yang bisa diajak memotret apa saja, terutama ketika mengunjungi suatu tempat baru dan fotonya bisa jadi sebagai penghias postingan di blok ini. Memilih kamera jenis DLSR, saya sih angkat tangan .. selain harganya yang cukup mahal perlu belajar banyak untuk bisa menghasilkan sebuah foto yang indah. Alhasil, setelah googling mencari jenis kamera yang sedikit lebih mumpuni dibandingkan dengan kamera poket dan di bawah DLSR. Akhirnya ketemu dengan jenis kamera yang disering disebut dengan prosumer, singkatan dari profesional dan costumer. Sebuah jenis kamera yang diharapkan bisa dipakai oleh profesional dan kalangan umum. Ternyata jenis kamera ini banyak jenisnya, mulai dari low end hingga yang high end. Menurut review beberapa ahli photografi, jenis prosumer kelas high end hampir sudah seperti kamera dLSR.

Saya pun memilih jenis low end (yg paling murah) sesuai kantong seorang guru, pilihan jatuh pada merk FujiFilm Pinefix S2950. Beli di salah satu shopping online terkenal di Indonesia. Menunggu hampir 14 hari, barangpun sampai ke rumah. Hasil gambar/foto ? Sebagai seorang yang baru belajar photografi, saya tak bisa berkomentar, mudah-mudahan bisa merekam moment-moment indah bersama keluarga, hal-hal yang baru dan sekaligus memperindah tulisan di blog ini

Silakan nilai dan

mungkin diberi komentar hasil jepretan pertama saya šŸ™‚ yang saya beri nama foto dengan ‘Erektus’, saya foto rumput di samping madrasah.

Iklan