Bulan Ramadhan 1433 Hijriah di Indonesia agak berbeda dibanding dengan tahun yang telah lewat. Perbedaannya adalah penentuan awal puasa yang berbeda antar sebagian umat. Jika selama ini perbedaannya, pada penentuan 1 Syawal saja, namun yang berbeda kali ini penentuan awal bulan Ramadhannya. Adalah ormas Islam terbesar kedua (setelah NU) Muhammadiyah, yang menentukan lebih dahulu awal puasa yaitu Jum’at tanggal 20 Juli 2012, ketentuan awal puasa ini malah sudah di umumkan jauh-jauh hari oleh Muhammadiyah melalui masjid-masjid Muhammadiyah. Sementara ini pemerintah belum menetapkan hari pertama Ramadhan, biasanya diadakan sidang isbat di Kementerian Agama untuk menentukan awal Ramadhan. Bahkan dengan alasan yang tidak diketahui (saya tak pengen tahu juga) Muhammadiyah tidak ikut dalam sidang isbat tersebut.

Setelah adanya perbedaaan itu, muncullah beberapa seruan untuk tidak mempertajam perbedaan tersebut, silakan bagi yang mau ikut duluan atau yang belakangan. perbedaan itu terjadi karena memang penentuan awal puasanya yang berbeda pula. Dalam hal ini dikenal dengan istilah Rukyat dan hisab. Lagi-lagi, saya tak ingin membahas tentang Rukyat dan Hisab, karena pengetahuan saya yang sangat terbatas.

Lalu, saya ngikut yang mana ? Saya dibesarkan oleh ayah yang kental dengan ajaran Muhammadiyah, sedang istri diajarkan NU. Al hasil saya puasa hari Jum’at sedang istri hari Sabtu. Tidak masalah koq tentang perbedaan itu, asal kita yakin bahwa semua tujuan nya adalah sama untuk mendapat ridha dari Allah SWT. Di beberapa tahun yang lalu istri saya juga berbeda dengan saya saat lebaran. dan berbeda itu memang indah.

3 Ramadhan 1433 Hijriah

Iklan