Elektronik Mail (e-mail) atau surat elektronik (surel) dibeberapa telpon canggih (smartphone) layaknya sudah seperti generasi pendahulunya yaitu Short Mesagging Service (SMS) atau pesan singkat. Dalam generasi telekomunikasi, mengirim data dalam bentuk tulisan (selain suara) merupakan generasi kedua setelah suara (telepon). Menurut Wikipedia, surat elektronik sudah dikenal sejak tahun 1960-an namun masih dalam bentuk jaringan, sejak tahun 1980-an email sudah di gunakan oleh khalayak umum. Untuk menggunakannya kita harus menggunakan email client. Ada dua email client (penyedia email) terkenal di dunia yaitu google dan yahoo. Sedang mengakses email sekarang ini sudah bisa dengan berbagai cara, pertama dengan berbasis web, ini merupakan layanan pertama email, kedua menggunakan aplikasi program pengakses email seperti Eudora Mail, Outlook Express, Windows Mail dan Mozilla Thunderbird. Ketiga, melalui smartphone.

Dengan cara menggunakan smartphone inilah, email seperti layaknya SMS. Vendor smartphone berlomba untuk mempermudah siapa saja untuk seleluasa mungkin menggunakan email melalui gadget kecil dalam genggamannya. Berikut pengalaman saya menggunakan email client dengan berbagai versi

1. Mozilla Thunderbird

Jika komputer hidup dan terkoneksi dengan internet, urusan kirim-kirim email saya menggunakan aplikasi ini. Interface depannya yang mudah, gak bikin ribet dalam urusan mail. Beberapa akun sekaligus pun bisa kita sematkan. Kelemahannya saya gak pernah sukses mengkonfigurasi server untuk yahoo, namun untuk konfigurasi cline google lancar jaya. Masalah kecepatan menerima email, malah cepat menggunakan smartphone. Suatu saat saya pernah mencoba mengirim email dari web ke empat device secara bersamaan yaitu Mozilla (Acer Aspire), Blackberry (BB 9300) , Android (Samsung Galaxy Tab 2) dan Symbian (Nokia Asha 306). Alhasil, yang menerima email secara berurutan adalah Blackberry, Android, Mozilla dan terakhir Symbian.

2. Blackberry

Wuih .. kalo ngomongin gadget yang satu ini, memang jagonya kalo ngirim email, salah satu kelemahannya gadget ini adalah masalah biaya. Karena vendor di Indonesia masih membedakan biaya langganan Blackberry untuk akses email lebih mahal dibanding yang tidak menggunakan layanan email. Namun sebanding dengan kecepatan layanannya. pengiriman datanya juga tidak seribet android yang harus upload dulu ke situs dropbox.

3. Android

Nah, ini yang saya gunakan sekarang. Kecepatannya hampir sama dengan Blackberry, keuanggulannya tentu berhubungan dengan biaya lebih murah di banding Blackberry. Yang bikin ribet adalah mengirim data yang terlebih dahulu datanya harus kita upload ke sebuah situs yang namanya Dropbox. Dropbox adalah layanan penyedia data berbasis web yang dioperasikan oleh Dropbox, Inc. Dropbox menggunakan sistem penyimpanan berjaringan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan berbagi data serta berkas dengan pengguna lain di internet menggunakan sinkronisasi data. Dropbox didirikan pada tahun 2007 oleh lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) Drew Houston dan Arash Ferdowsi dengan modal awal yang didapat dari Y Combinator. (Sumber Wikipedia).

Nah, sekarang nih beberapa kantor/lembaga/perusahaan sudah menggunakan email sebagai cara untuk mengirimkan data dan informasi. Namun tetap ada beberapa kelemahannya mengirim surat menggunakan email, yaitu tanda terima email. Jika kita mengirim email terkadang kita tidak tahu email kita itu masuk atau tidak, karena tidak ada email balasan. Padahal di beberapa client email sudah ada fasilitas auto respone yang akan menjawab secara otomatis setiap email yang masuk. Jika tak mau membalas email kita yang masuk, ya .. gunakan lah fasilitas ini.

Demikian, .. semoga bermanfaat

Iklan