Ingatlah selalu anaknda, bahwa tidak ada orang yang tidak pintar dan bodoh, yang ada hanyalah orang-orang yang malas dan tidak mau belajar. Kita bisa khawatir hidup di dunia, ketika banyak orang yang tidak mau belajar. Belajar dari ilmu pengetahuan, belajar dari kesalahan maupun belajar dari masa lalu. Mau bukti bahwa kita sebenarnya orang pintar ? Di dalam pikiran anaknda  sudah berapa banyak data, mulai dari berapa ratus nama, mulai nama teman, keluarga, guru, hingga mantan pacar (cieeeee). Berbagai nama makhluk, jenis warna dan jenis bau. Itu tanda bahwa kita memiliki akal. Tinggal anaknda saja lagi mengisinya dengan belajar. Yang paling sederhana dari belajar adalah membaca. Membaca malah jadi perintah pertama Allah SWT kepada junjungan kita Muhammad SAW. ”Iqra” begitu perintah Allah pertama melalui malaikat Jibril di Gua Hira 14 abad yang lalu.  Bacalah secara berulang, kalau perlu tuliskan untuk mengikatnya selalu dalam pikiran kita. Membaca tidak selalu dengan melafalkannya, bisa dalam hati, atau bisa juga dengan hanya melihatnya.

Ingatlah selalu anaknda, belajar perlu kesungguhan dan ketekunan, ‘man jadda wajada’ begitu kata uangkapan Arab yang terkenal, Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil, ”-where there is a will there is a way !” , juga terkenal di masyarakat kita pepatah “Dimana ada kemauan, pasti disitu ada Jalan “. Tidak ada hal yang sulit jika kita mau berusaha.

Ingatlah selalu anaknda, sejak dilahirkan hingga ajal menjemput, kita selalu belajar. Mulai dari belajar berjalan, kita sering melihat seorang anak yang mulai belajar berjalan, harus terseok-seok, atau anaknda masih ingat bagaimana pertama kali menghafal huruf a, alif dan surah Al Fatihah pertama kali. Yakinlah semua perlu usaha yang tekun dan sungguh-sungguh, tidak mungkin ketika lahir langsung bisa menyebut huruf a, alif dan surah Al fatihah.

Ingatlah selalu anaknda, tidak ada anak yang nakal dan bandel, yang ada hanyalah orang yang salah memilih tindakan yang mereka lakukan. Maka, selalulah untuk melakukan yang terbaik bukan yang terburuk. Ingatlah, prinsip memilih adalah terampil dan bisa untuk membedakan. Membedakan mana yang baik dan yang tidak, membedakan antara yang mana dosa dan yang mana pahala. Kelak dikemudian hari akan berguna bagi anaknda, untuk memilih yang terbaik untuk anaknda. Mulai memilih teman hingga nanti akan memilih suami atau istri (cieeee lagi).

Ingatlah selalu anaknda, untuk selalu berdoa meminta pengharapan yang baik hanya kepada Allah dan minta doa kepada kedua orang tua. Caranya, mulai dengan meminta ampun dengan mencium kedua telapak tangan kedua orang tua lalu minta doakan supaya anaknda mendapat yang terbaik baik di dunia maupun akhirat. Banyak loh, orang yang ketika dewasa menyia-nyiakan orang tua hanya karena terlalu memikirkan pekerjaan dan keluarga barunya. Padahal salah satu jalan mendapatkan yang terbaik melalui doa orang tua. Atau bahkan menyesal tidak bisa membahagiakan orang tuanya karena sudah meninggal. Selalulah beribadah sebisa anaknda, ibarat kata ibadah seperti refresing pikiran anaknda. Waktu paling baik belajar adalah saat sesudah sholat, Insya Allah anaknda akan mendapatkan yang terbaik.

Dan Ingatlah selalu, jaga kesehatan ya, cukup istirahat ..

Semoga Sukses

Iklan