Dulu, .. Setiap bangun tidur selalu ada ide untuk membuat postingan di blog ini. Ide-ide itu dikumpulkan pada siang hari disela waktu sebelum mengajar hingga sampai malam hari, jika tak selesai perlu waktu hingga berhari-hari. Untuk memperkaya isi tulisan (posting) saya googling dulu, biasanya untuk mencari pengertian atau menambah makna dalam tulisan. Hingga jadilah tulisan sesuka hati saya, kadang malah hanya berupa tulisan sampah. Mulai dari bahan ajar, masalah pekerjaan sampingan saya sebagai operator, tips dan trik seputar dunia maya, kisah perjalanan dan lain-lain. Saya sangat bersemangat menulis/membuat postingan termasuk untuk mengejar keyword yang paling banyak dicari di  google, untuk sekedar mengejar page rank. Apalagi sejak 2011 blog ini sudah memakai embel-embel yunizar.com, wah tak terkira semangatnya. Tak sedikit yang menyapa saya, mulai dari teman kuliah, guru, hingga pengawas memberi apresiasi tentang tulisan saya di blog. Namun ..

Sekarang, .. Ide itu tetap selalu ada setiap saya bangun tidur. Ada saja yang ingin ditulis dan dibagi, namun setelah sampai ke madrasah tercinta justru saya tenggelam dalam pekerjaan tambahan disela waktu sebelum mengajar. Mulai dari merancang spm, membuat spm, membuat daftar gaji, mengelola aplikasi offline dan online, dan seabrek pekerjaan, hingga ide-ide itu tenggelam dalam lautan pekerjaan tak pernah berhenti. Hingga blog ini bak “mati suri”, pekerjaan beginian tak mengenal hari libur. Hari libur saya kadang justru mengerjakan yang tak terkerjakan di madrasah. Hingga, ..

Yang Akan Datang, .. Pengen banget sebenarnya kembali ke khittah saya sebagai guru tok, tanpa pekerjaan sampingan yang kadang bikin lelah. Seperti layaknya Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) punya semboyan untuk kempali ke Khittah NU Tahun 1926, yaitu NU yang tidak berpolitik praktis. Demikian juga saya, untuk kembali jadi guru yang tugasnya hanya mengajar. Guru sebenarnya sudah punya kesibukan sendiri (walau banyak seolah tak sibuk), mulai dari perencanaan pembelajaran hingga penilaian dan remedial. Kalau di urut satu persatu, hampir 24 jam tak ada waktu tersisa untuk guru mengelola pembelajarannya.

Hingga suatu saat, .. Entah apa yang akan terjadi ..

Wassalam

Iklan