Time, change so quickly .. Waktu berubah secara cepat, seiring dengan berputarnya dunia berteman dengan teknologi terbarukan. Pada tahap awal kehidupan, manusia menggunakan bahasa isyarat dan lisan untuk berkomunikasi seterusnya menggunakan alat bantu, mulai dari asap warna-warni pada suku Indian sebagai penanda hingga bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh suatu benda seperti lonceng, kentongan dan lain-lain.

Era baru dimulai ketika pada 1871, Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan menggunakan perantara kabel. Lalu dikembangan oleh Alexander Graham Bell yang mematenkan  telepon electro-magnetic yang menggunakan magnet permanen, diafragma besi, dan dering panggilan.

Komunikasi telepon pada tahap awal digunakan untuk kemudahan informasi saat perang dunia I dan II, sejak tahun 1915 sudah dimulai era wireless menggunakan gelombang radio dan dikomersilkan sejak tahun 194o. Teknologi ini memungkinkan  pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara.

Teknologi Telpon Internet Protocol (IP) merupakan telepon teknologi baru yang menggunakan protokol internet dalam pengoperasiannya. Telepon IP ini dapat digunakan untuk memindahkan hubungan untuk mengganti suara, mengirim fax, paket video, dan bentuk penyampaian informasi lainnya yang telah digunakan pada sistem telepon terdahulu. Telepon IP merupakan bagian penting dalam penggabungan antara komputer, telepon, dan televisi dalam satu lingkungan komunikasi. VoIP (Voice over IP) adalah pengorganisasian untuk menstandardisasi telepon IP.

Next-generation networks (NGN) mengubah pendekatan “satu jaringan, satu layanan” menjadi pengiriman berbagai layanan melalui satu jaringan. Didasarkan pada sisteminternet protocol (IP), NGN dibangun pada pengembangan jaringan broadband, Voice over IP (VoIP), konvergensi fixed-mobile dan IP televisi (IPTV). Jaringan generasi baru ini menggunakan sejumlah teknologi seperti nirkabel dan mobile, serat dan kabel, atau dengan pembaharuan jalur tembaga yang ada. Negara yang telah mengadopsi teknologi ini adalah negara-negara maju.  Negara berkembang dapat mengadopsi teknologi NGN ini dengan menggunakan akses broadband nirkabel sehingga membuat pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dapat menghilangkan hambatan untuk berinovasi dan berinvestasi.

Indonesia sepertinya tidak ketinggalan, untuk menggunakan Next Generation Networks. Salah satu penyedia telekomunikasi milik negara menyediakan layanan tersebut, menggabungkan telepon, internet dan TV dalam suatu kabel serat optik dengan kecepatan yang mumpuni. Walau untuk kecepatan tertentu masih boleh dibilang dengan harga yang cukup mahal. Untuk internet koneksi tanpa batas atau kuota alias unlimited plus berlangganan TV kabel dan tentunya telpon kabel. Saya termasuk pelanggan nya, untuk menjawab tantangan maju nya teknologi dan pekerjaan.

Internet, Telpon dan TV jadi satu
Internet, Telpon dan TV jadi satu

Iklan