Bulan Oh Bulan

Indahnya Bulan
Indahnya Bulan (FinePix S2950, f5.6,1/8 sec, ISO 100, Focal length 90 mm, Max aperture 3.25, edit with Photoscape)

Bulan, satu-satunya satelit bumi yang alami terbesar ke lima di sistem tata surya. Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alam dan satelit buatan. Bulan tidak memiliki caya sendiri, jika terlihat dari bumi berwarna putih cerah, itu warna berasal dari cahaya matahari.

Jarak antara Bumi dan Bulan  adalah 384.403 km, sekitar 30 kali diameter Bumi. Diameter Bulan adalah 3.474 km, sedikit lebih kecil dari seperempat diameter Bumi. Ini berarti volume Bulan hanya sekitar 2 persen volume Bumi dan tarikan gravitasi di permukaannya sekitar 17 persen daripada tarikan gravitasi Bumi. Bulan beredar mengelilingi Bumi sekali setiap 27,3 hari (periode orbit), dan variasi periodik dalam sistem Bumi-Bulan-Matahari bertanggung jawab atas terjadinya fase-fase Bulan yang berulang setiap 29,5 hari (periode sinodik).

Massa jenis Bulan (3,4 g/cm³) adalah lebih ringan dibanding massa jenis Bumi (5,5 g/cm³), sedangkan massa Bulan hanya 0,012 massa Bumi.Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi Bumi tidak jatuh ke Bumi disebabkan oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit Bulan mengelilingi Bumi. Besarnya gaya sentrifugal Bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik-menarik antara gravitasi Bumi dan Bulan. Hal ini menyebabkan Bulan semakin menjauh dari Bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 cm/tahun.

Bulan berada dalam orbit sinkron dengan Bumi, hal ini menyebabkan hanya satu sisi permukaan Bulan saja yang dapat diamati dari Bumi. Orbit sinkron menyebabkan kala rotasi sama dengan kala revolusinya. Di bulan tidak terdapat udara ataupun air. Banyak kawah yang terhasil di permukaan bulan disebabkan oleh hantaman komet atau asteroid. Ketiadaan udara dan air di bulan menyebabkan tidak adanya pengikisan yang menyebabkan banyak kawah di bulan yang berusia jutaan tahun dan masih utuh. Di antara kawah terbesar adalah Clavius dengan diameter 230 kilometer dan sedalam 3,6 kilometer. Ketidakadaan udara juga menyebabkan tidak ada bunyi dapat terdengar di Bulan.

Bulan adalah satu-satunya benda langit yang pernah didatangi dan didarati manusia. Objek buatan pertama yang melintas dekat Bulan adalah wahana antariksa milik Uni Sovyet, Luna 1, objek buatan pertama yang membentur permukaan Bulan adalah Luna 2, dan foto pertama sisi jauh bulan yang tak pernah terlihat dari Bumi, diambil oleh Luna 3, kesemua misi dilakukan pada 1959. Wahana antariksa pertama yang berhasil melakukan pendaratan adalah Luna 9, dan yang berhasil mengorbit Bulan adalah Luna 10, keduanya dilakukan pada tahun 1966.[1] Program Apollo milik Amerika Serikat adalah satu-satunya misi berawak hingga kini, yang melakukan enam pendaratan berawak antara 1969 dan 1972.

Bulan purnama adalah keadaan ketika Bulan tampak bulat sempurna dari Bumi. Pada saat itu, Bumi terletak hampir segaris di antara Matahari dan Bulan, sehingga seluruh permukaan Bulan yang diterangi Matahari terlihat jelas dari arah Bumi.Kebalikannya adalah saat bulan mati, yaitu saat Bulan terletak pada hampir segaris di antara Matahari dan Bumi, sehingga yang ‘terlihat’ dari Bumi adalah sisi belakang Bulan yang gelap, alias tidak nampak apa-apa.Di antara kedua waktu itu terdapat keadaan bulan separuh dan bulan sabit, yakni pada saat posisi Bulan terhadap Bumi membentuk sudut tertentu terhadap garis Bumi – Matahari. Pada saat itu, hanya sebagian permukaan Bulan yang disinari Matahari yang terlihat dari Bumi.

Asal – usul bulan tidak diketahui secara pasti, tetapi para ilmuwan menemukan bukti bahwa Bulan berasal dari tubrukan Bumi dengan planet kecil yang bernama Theia sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu, dan menghasilkan debu yang berjumlah sangat banyak dan mengorbit di sekeliling Bumi dan akhirnya debu mengumpul dan membentuk bulan. Pada awalnya jarak bulan pada pertama kali hanya sekitar 30.000 mil atau 15 kali lebih dekat dari jarak Bulan dengan Bumi sekarang. Dari hasil penelitian Bulan menjauh sekitar 3,8 cm per tahunnya.

Sumber Tulisan : http://id.wikipedia.org/wiki/Bulan

Barito River, The journey of cultural and natural.

My Son, Abizar's on the Board -- Barito River --
My Son, Abizar’s on the Board — Barito River —

Weekend is the best time for spend time with family, visiting a place to spend the holidays. One place for a vacation close to home, could be an option.  My house, close to the river edge. The largest river on the island of Borneo, and even one of the longest in Indonesia.  The name of the river is Barito, Barito name taken by name in the Barito region including the upstream region of Central Kalimantan province, but is often used to call the entire watershed is up to its mouth in the Java Sea in South Kalimantan, called Estuary Banjar / Kuala Banjar. From the foothills Meratus to reach the mouth of the Java Sea, Barito length up to 900 km, with a width of 650 m up to 1000 m.

the long-tailed macaques (monkeys)
the long-tailed macaques (monkeys) Pulau Kembang (Flower Island)
the long-tailed macaques (monkeys) Pulau Kembang (Flower Island)
the long-tailed macaques (monkeys) Pulau Kembang (Flower Island)

One of the must-see sights in Sungai Barito is Pulau Kembang (Flower Island). The island is a habitat for the long-tailed macaques (monkeys) and several species of birds, In the local language is called ‘warik’ Pulau Kembang  area is also one of the attractions that are within the forest area in the District of Kuala Barito.

Little Boat 'Jukung'
Little Boat ‘Jukung’

Along the river, we are treated to views of nature and culture “urang Banjar”, a term for people who live in South Kalimantan. Urang Banjar is identical with the river, because they live with the pattern extends around the edge of the river.  In the past, the river became the economic arteries ‘urang Banjar’, in addition to the river for everyday purposes, also be a means of transportation between a place in South Kalimantan.

We will also see a lot of people use a small boat, which was named ‘Jukung’. These boats are used in addition to carrying people as well to transport merchandise. Advanced development in Indonesia, the boat had begun rarely used, because many people have switched to other modes of transport. Another attraction Barito river is the floating market. You’ll see some people using boats to sell his wares, ranging from vegetables, fish, cakes, etc.

The Oldest Mosque,  Sultan Suriansyah Mosque
The Oldest Mosque, Sultan Suriansyah Mosque

As a culture with a strong element of Islam, nearly along the river we’ll see a few mosques in the form of large and small. One of the oldest mosques made at Banjar kingdom’s first king, Sultan Suriansyah. Name of the mosque was given the name of the Sultan Suriansyah.

Kamera Prosumer – Murah dan Meriah –

ISO 64, I/140, F5.6

Sudah sejak lama pengen punya kamera yang bisa diajak memotret apa saja, terutama ketika mengunjungi suatu tempat baru dan fotonya bisa jadi sebagai penghias postingan di blok ini. Memilih kamera jenis DLSR, saya sih angkat tangan .. selain harganya yang cukup mahal perlu belajar banyak untuk bisa menghasilkan sebuah foto yang indah. Alhasil, setelah googling mencari jenis kamera yang sedikit lebih mumpuni dibandingkan dengan kamera poket dan di bawah DLSR. Akhirnya ketemu dengan jenis kamera yang disering disebut dengan prosumer, singkatan dari profesional dan costumer. Sebuah jenis kamera yang diharapkan bisa dipakai oleh profesional dan kalangan umum. Ternyata jenis kamera ini banyak jenisnya, mulai dari low end hingga yang high end. Menurut review beberapa ahli photografi, jenis prosumer kelas high end hampir sudah seperti kamera dLSR.

Saya pun memilih jenis low end (yg paling murah) sesuai kantong seorang guru, pilihan jatuh pada merk FujiFilm Pinefix S2950. Beli di salah satu shopping online terkenal di Indonesia. Menunggu hampir 14 hari, barangpun sampai ke rumah. Hasil gambar/foto ? Sebagai seorang yang baru belajar photografi, saya tak bisa berkomentar, mudah-mudahan bisa merekam moment-moment indah bersama keluarga, hal-hal yang baru dan sekaligus memperindah tulisan di blog ini

Silakan nilai dan

mungkin diberi komentar hasil jepretan pertama saya 🙂 yang saya beri nama foto dengan ‘Erektus’, saya foto rumput di samping madrasah.

Edit Photo Online

Salah satu aplikasi berbasis Windows yang gatot alias gagal total saya kuasai adalah aplikasi photo editing. Gagal dalam artian gagal menguasai secara penuh aplikasi untuk memaksimalkan fasilitas yang ada dalam aplikasi tersebut. Aplikasi yang dimaksud adalah Adobe Photoshop, dan mohon maaf nih .. Aplikasinya pun bajakan hehehe. Karena sering tak terpakai serta tak pernah bisa memanipulasi photo dan menuh-menuhin space hardisk saja, aplikasinya pun saya uninstal.

Setlah googling mencari aplikasi editing photo ternyata cukup banyak, walau tak sehebat Adobe Photoshop namun cukuplah untuk mempercantik photo biar bisa di share di blog maupun social networking. Bahkan dibeberapa Laptop/PC baru berbagai brand sudah ditanamkan beberapa aplikasi gratis seperti Picassa, Photo Mix maupun yang sudah merupakan bawaan dari Windows seperti Paint dan bawaan dari Office seperti Microsoft Office Picture Manager.

Selain dengan aplikasi gratis ternyata juga bisa edit photo secara online. Salah satunya yang cukup bisa diandalkan adalah pixlr.com, dengan tampilan seperti Adobe Photoshop. Lengkap juga dengan sistem layer, bagi pengguna profesional Adobe Photoshop saya kira mudah untuk menggunakannya. Untuk memperindah text bisa menggunakan Layer Styles, bisa membuat tulisan berbentul Bevel, shadow dan glow. Fasilitas lainpun tak kalah dengan Adobe Photoshop, yang ahli nya saya harap bisa menjelaskan. hehehe

Header blog ini pun dibuat dengan pixlr.com, sekedar untuk memperindah. Semoga bermanfaat

Menjajal Kamera Saku Kodak C143 .. Sambil Belajar

Ketika pulang mengajar hari, saya menjajal kemampuan kamera digital Kodak C143 dengan memotret di sekitar sekolah yang merupakan area persawahan. Yang saya potret pertama kali adalah ilalang yang tumbuh di pinggir jalan dan persawahan di belakang madrasah tercinta.

 

Ilalang

 

Tidak puas dengan hasil potret saya edit sedikit dengan menggunakan Microsoft Office Picture Manager untuk mengatur kontrast dan brightness. Kontrast saya naikkan menjadi 34 sedang brightness menjadi 3. Alhasil, jadi gambar yang agak lumayan.. nih coba lihat gambarnya..

 

Gbr di pasang di desktop

 

Lumayan lah, agak mirip-mirip dengan gambar-gambar XP Green .. Hehehehe, bahkan oke juga sebagai screen saver di desktop, untuk bisa digunakan di desktop, gambarnya bisa di download DI SINI. Yang saya sediakan di download ini file dalam ukuran besar,supaya bisa digunakan didesktop.

Selain itu saya juga menjajal kemampuan kamera saku ini, untuk membuat foto panorama, yaitu menggabungkan tiga gambar sekaligus menjadi satu dengan bentuk foto landscape. hasilnya juga cukup lumayan.. seperti gambar di bawah ini..

 

Landscape Sawah di belakang madrasah

Teknis foto saya tak banyak yang bisa saya sharing, maklum masih amatiran.. nanti ada foto yg bagus untuk di sharing saya bagi lagi.. Mohon  kritik dan sarannya.. Semoga bermanfaat..