Barito River, The journey of cultural and natural.

My Son, Abizar's on the Board -- Barito River --
My Son, Abizar’s on the Board — Barito River —

Weekend is the best time for spend time with family, visiting a place to spend the holidays. One place for a vacation close to home, could be an option.  My house, close to the river edge. The largest river on the island of Borneo, and even one of the longest in Indonesia.  The name of the river is Barito, Barito name taken by name in the Barito region including the upstream region of Central Kalimantan province, but is often used to call the entire watershed is up to its mouth in the Java Sea in South Kalimantan, called Estuary Banjar / Kuala Banjar. From the foothills Meratus to reach the mouth of the Java Sea, Barito length up to 900 km, with a width of 650 m up to 1000 m.

the long-tailed macaques (monkeys)
the long-tailed macaques (monkeys) Pulau Kembang (Flower Island)
the long-tailed macaques (monkeys) Pulau Kembang (Flower Island)
the long-tailed macaques (monkeys) Pulau Kembang (Flower Island)

One of the must-see sights in Sungai Barito is Pulau Kembang (Flower Island). The island is a habitat for the long-tailed macaques (monkeys) and several species of birds, In the local language is called ‘warik’ Pulau Kembang  area is also one of the attractions that are within the forest area in the District of Kuala Barito.

Little Boat 'Jukung'
Little Boat ‘Jukung’

Along the river, we are treated to views of nature and culture “urang Banjar”, a term for people who live in South Kalimantan. Urang Banjar is identical with the river, because they live with the pattern extends around the edge of the river.  In the past, the river became the economic arteries ‘urang Banjar’, in addition to the river for everyday purposes, also be a means of transportation between a place in South Kalimantan.

We will also see a lot of people use a small boat, which was named ‘Jukung’. These boats are used in addition to carrying people as well to transport merchandise. Advanced development in Indonesia, the boat had begun rarely used, because many people have switched to other modes of transport. Another attraction Barito river is the floating market. You’ll see some people using boats to sell his wares, ranging from vegetables, fish, cakes, etc.

The Oldest Mosque,  Sultan Suriansyah Mosque
The Oldest Mosque, Sultan Suriansyah Mosque

As a culture with a strong element of Islam, nearly along the river we’ll see a few mosques in the form of large and small. One of the oldest mosques made at Banjar kingdom’s first king, Sultan Suriansyah. Name of the mosque was given the name of the Sultan Suriansyah.

One Stop Shoping (Kisah Perjalanan 3)

Berkunjung ke Jakarta tak lengkap jika diakhiri dengan shoping di pusat-pusat perbelanjaan yang sudah terkenal di antero nusantara bahkan di Asia tenggara. Yang terkenal dari sekian banyak pusat perbelanjaan adalah Tanah Abang dan Mangga Dua. Dua tempat ini menjual segala bentuk tekstil secara grosiran. Harap di ingat, di tempat ini bisaanya menjual barang  minimal antara 3 dan 6 buah, baik berdasarkan seri (nomor) maupun model/warna. Bisaanya juga dijual untuk eceran, hanya untuk sisa-sisa barang yang sudah terjual. Di kawasan Tanah Abang ada tiga blok, untuk barang yang dijual secara eceran ada di blok B, selain nya hanya untuk di jual secara gorsiran. Untuk mempermudah penjualan, bisaanya mereka memberi tanda untuk bisa di jual grosir atau eceran.

Jika anda riskan membawa uang tunai, bisa juga dengan menggunakan kartu debit BCA. Sayangnya, hanya jenis kartu debit ini yang bisa digunakan, dibeberapa tempat juga tersedia dari Mandiri. Sedang kartu kredit hampir pasti tidak bisa digunakan.

Jika anda membawa rombongan, sebaiknya jangan terpisah-pisah. Apalagi jika hanya ‘one stop shoping’ artinya hanya belanja dan terus melanjutkan perjalanan. Di Tanah Abang, tidak disediakan parkir untuk bus, jika harus parkir maka harus membayar dengan preman setempat (preman di Tanah Abang terkenal  punya persatuan yang kuat). Pengalaman rombongan kami, harus terpisah dan tersesat maka harus tanggung sendiri pulang ke penginapan naik taxi.

Sedang di Mangga Dua, yang agak longgar adalah di ITC Mangga Dua, selain tersedia parkir bus, juga yang dijual lebih banyak secara eceran, bahkan ada yang dijual secara obral. Tas wanita dan sepatu mendominasi penjualan obral.

Bagaimana dengan harga ? Jika anda untuk menjual lagi, tentu harga murah dan mungkin keuntungan yang berlipat ganda. Namun jika ingin menggunakan sendiri, sebenarnya harga hampir sama dengan harga di daerah. Bisa juga dengan rombongan membeli secara grosir terus dibagi-dibagi dengan teman satu rombongan. Untuk hal ini sebaiknya anda membeli gorsir berdasarkan warna, dengan jika berdasarkan series anda harus punya kelompok dengan ukuran 27, 28, 29, 20, 31 (untuk celana).

Ya .. Jakarta, menyediakan secara apik yang ingin berbelanja dan prilaku konsumtif.

Monumen Pancasila Sakti dan Pengkhiatan PKI (Kisah Perjalanan 2)

Ketika mengunjungi  Jakarta (6-8 Januari 2012), saya agak kaget ketika rombongan diajak untuk mengunjungi Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Pondok Gede. Sewaktu kecil saya sudah pernah diajak kesana, sekarang datang lagi tentu dengan tampilan yang berbeda, terutama dengan keberadaan Museum Pengkhianatan Komunis (PKI). Berkunjung ke tempat ini selalu saja, menggugah perasaan dengan tampilan gambar, patung maupun sisa-sisa kekerasan terhadap para jendral yang menjadi korban.

Apa sih Monumen Pancasila Sakti ? Sebuah monumen untuk memperingati peristiwa Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI, G-30S/PKI, Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi selewat malam tanggal 30 September sampai di awal 1 Oktober 1965 di mana enam perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia.

PKI merupakan partai komunis yang terbesar di seluruh dunia, di luar Tiongkok dan Uni Soviet. Anggotanya berjumlah sekitar 3,5 juta, ditambah 3 juta dari pergerakan pemudanya. PKI juga mengontrol pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3,5 juta anggota dan pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota. Termasuk pergerakan wanita (Gerwani), organisasi penulis dan artis dan pergerakan sarjananya, PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung.

Continue reading “Monumen Pancasila Sakti dan Pengkhiatan PKI (Kisah Perjalanan 2)”

Bandung, Never End .. (Kisah Perjalanan 1)

Foto Pribadi (2012)

Bandung, masih menyediakan eksotiknya daerah dataran tinggi dengan jejeran pegunungan. Rasanya tak cukup dengan kata-kata untuk mengungkapkannya. Ranah sejarah dan budaya, turut menambah senangnya berkunjung di wilayah yang dulu salah satu basis perjuangan di masa kemerdekaan. Sayangnya, saya selalu tak cukup waktu, untuk menulusuri lekuk daerah yang di kenal juga dengan Pasundan. Selain hanya ikut rombongan, jadi tak leluasa mengikuti kata hati mencari pengalaman dengan melihat tapak jejak alam, sejarah dan budayanya. Entahlah, mungkin suatu saat, kita tuntaskan dahaga menikmati kemolekan Bandung dan Jawa Barat.

Majunya perkembangan kota, sebagai kota satelit dari Metropolitan Jakarta, wuih .. semakin menyegarkan mata, salah satunya adalah Trans Studio Bandung, wahana segala macam hiburan dengan basic acara TV yang dibuat indor, siap jadi ikon baru kota Bandung. Sayangnya, wahana ini peruntukannya untuk golongan menengah ke atas. Biaya masuk Rp. 200.000,- (saat liburan) bagi saya sempat mikir dulu untuk bayar tiket masuk.

Namun ada hal yang selalu jadi pertanyaan jika mencari dan berburu souvenir, yaitu mencari yang paling murah. Sepertinya tak pernah ketemu, dimana sebenarnya mencari tas, sepatu, baju yang murah meriah. Mungkin anda ada yang tahu ?? Hehehe

Tunggu ya, cerita selanjutnya

 

Liburan Telah Tiba ! Selamat Tahun Baru 2012

Liburan telah tiba !, dengan kebijakan sendiri secara kabupaten dan (entah) secara propinsi liburan dimulai sejak tanggal 1 Januari 2012.  Sedang turun ke sekolah kembali tanggal 9 Januari 2012. Tugas sebagai guru pada semester pertama tahun ajaran 2011-2012 telah selesai pada tanggal 31 Desember 2011. Sedang pekerjaan sampingan, sebagai pengelola keuangan ditutup dengan rekon SIMAK BMN ke KPKNL pada tanggal 4-5 Januari 2011. Dipertengahan Januari 2012, siap-siap untuk pengajuan uang muka kerja untuk uang persediaan.

Bagaimana dengan liburan nya ? Hehmm.. rencanya sih mau ke Bandung dan Jakarta. Insya Allah, berangkat tanggal 4 Januari 2011. Mengunjungi daerah lain merupakan pengalaman yang mengasyikan, refreshing secara fisik dan rohani. Walau saya tak tahu pasti tempat mana akan dikunjungi di Bandung dan Jakarta, terbayang suasana dingin dan pegunungan di daerah Jawa Barat menjadi sajian dalam liburan kali ini. Secara pengalaman, ini kali ketiga saya mengunjungi daerah Pasundan. Setiap kali melakukan perjalanan, saya berusaha untuk memberi dan mencari kesan, terlebih untuk menambah wawasan pengetahuan dan membawa oleh-oleh bagi peserta didik berupa cerita pengalaman plus Jepretan kamera, oleh-oleh ‘media pembelajaran’ berupa gambar.

Sedang Jakarta, biasanya dimulai dengan ziarah ke makam Habib Husein Al Idrus di Luar Batang (daerah Tanjung Priok). Kami warga Kalimantan Selatan (orang Banjar) biasanya jika berkunjung ke Ibukota selalu disempatkan berziarah ke tempat ini. Entah siapa yang mulai, namun menurut cerita, hal ini biasanya dilakukan oleh ulama kharismatik Kalimantan Selatan (Alm) KH. Zaini Ghani (Guru Sekumpul). Selanjutnya, biasaa lah .. shoping J, walau sebenarnya pengen sekali ke dua tempat di Jakarta, yaitu Musem Gajah dan Museum Fatahillah. Beberapa sumber sejarah otentik, yang menjadi bukti perkembangan sejarah Indonesia ada di sana, seperti prasasti, arca, dan patung-patung. Kalo di foto, asyik tuh dibawa ke dalam kelas. Mudah-mudahan bisa sempat berkunjung ke sana.

Oke, bagi yang sudah liburan, selamat bekerja kembali besok, Semoga di tahun yang baru ini, kita selalu mendapat rahmat dan hidayah dari Allah SWT. Aminn

Kemana nih liburan ini ??

Sabtu (25/6) pembagian raport, sisanya libur hingga 10 Juli 2011. Kemana liburan anda ? Yang pada banyak tabungan bisa jalan-jalan ke tempat hiburan di seantero nusantara. Sepertinya saya akan menghabiskan waktu libur di rumah saja, berhubung tak banyak dananya plus pekerjaan menunggu di awal bulan Juli, rekonsiliasi SIMAK BMN dengan KPKNL setempat.

Rencanakan betul-betul liburan anda, mencari tiket pada saat sekarang tentunya tidaklah ekonomis karena tiket angkutan udara sudah melonjak naik. Baiknya, rencanakan liburan anda jauh hari sebelumnya. Bulan Juni-Juli sebenarnya saat tepat untuk berlibur selain bulan Desember. Di kota-kota besar, ramai pusat hiburan memanfaatkan momentum saat liburan sekolah. Sedang di bulan Desember,puncak liburannya adalah saat perayaan tahun baru Masehi.

Okey .. selamat berlibur,..

Jalan-Jalan Ke Kapuas.. :)

Hari Minggu yang lalu, kami sekeluarga berkunjung ke Kapuas. Sebuah kabupaten di propinsi Kalimantan Tengah, sekitar 30 Km dari kota Banjarmasin. Perjalanan kami kali ini ditemani oleh gerimis hujan sepanjang jalan. Tipologi tanah rawa nan lembek membuat jalan antara Banjarmasin – Kapuas, seolah ‘tak pernah rata’, penuh lubang, bak superball di arena lintas balap grass track /motor cross. Sayang tak ada teknologi tepat guna atau mungkin tidak diterapkan, yang bisa membuat jalan berkontur tanah rawa mulus nan rata.

Berkunjung ke tempat saudara di desa Mambulau, Kapuas biasanya pembicaraan tak lepas  dari masalah perkayuan. Ketatnya pengawasan pemerintah terhadap penebangan hutan, pengolahan serta penjualannya, selalu jadi topik hangat pembicaraan. Mata pencaharian sebagai pengumpul dan penjual kayu olahan, sebenarnya sudah lama bahkan turun temurun  menjadi budaya lokal masyarakat di sekitar aliran sungai-sungai besar di Kalimantan. Transformasi budaya mata pencaharian setempat/lokal, sepertinya harus menjadi perhatian pemerintah setempat.

Memang hutan pulau Kalimantan,yang konon menjadi paru-paru dunia ini mulai menipis dari segi kuantitas. Pengawasan pihak berwenang, patut diacungi jempol. Petugas tak mau diajak kompromi, jadi cerita hangat. Walau demikian, dengan beberapa triks tertentu, beberapa masih bisa lolos dari pengawasan ketat. Di satu sisi pelestarian hutan Kalimantan memang perlu dijaga, namun diperhatikan juga perubahannya di masyarakat. Hutan Kalimantan lah selama ini menjadi sumber mata pencaharian. Tentang solusinya, pemerintah setempat lah yang harus menjawabnya.

 

Jalan-Jalan : Wisata Religius ‘Wali Songo’ (5)

Wali Songo atau Wali Sanga dikenal sebagai penyebar agama Islam di pulau Jawa, terutama tiga daerah penting di pesisir Utara Pulau Jawa. Surabaya-Gresik-Lamongan-Tuban di Jawa Timur, Demak-Muria-Kudus di Jawa Tengah dan Cirebon Jawa Barat. Diperkirakan para wali songo merupakan intelektual Islam pada masanya di pulau Jawa. Pengaruh mereka terasakan dalam beragam bentuk manifestasi peradaban baru masyarakat Jawa, mulai dari kesehatan, bercocok-tanam, perniagaan, kebudayaan, kesenian, kemasyarakatan, hingga ke pemerintahan.

Era Walisongo adalah era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Tentu banyak tokoh lain yang juga berperan. Namun peranan mereka yang sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, juga pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat secara luas serta dakwah secara langsung, membuat para Walisongo ini lebih banyak disebut dibanding yang lain.

Continue reading “Jalan-Jalan : Wisata Religius ‘Wali Songo’ (5)”