Aplikasi Silabi, Akuntansi dan Kapitalisme

Dulu, sewaktu sekolah di SMA ada mata pelajaran yang tidak terlalu saya sukai, yaitu Ekonomi. Apalagi ketika kelas dua saat penjurusan malah masuk jurusan IPS, terutama ketika belajar akuntansi dengan pembukuan debit dan kredit, saya tuh gak pernah dapat nilai tinggi. Selain harus mengakui bahwa kemampuan berhitung saya termasuk jelek .. hahaha. Jadi, munculah idiom bahwa akuntansi cuman kerjaan menghitung duit orang saja, menghitung hayalan dan seabrek pendukung ketidaksukaan saya terhadap pelajaran ini.

Ketika masuk ke perguruan tinggi, saya memilih jurusan di pendidikan sejarah. Bacaan tentang faham kapitalisme mendukung ketidaksukaan saya terhadap akuntansi, ilmu ini menurut saya tak ada sisi sosial dan humanisme nya, yang dipikirkan hanya untung dan rugi belaka. Apalagi dalam kapitalisme klasik, Keuntungan sebesar-besarnya hanya kepada pemodal. Kritik kapitalisme mengasosiasikannya dengan kesenjangan sosial dan distribusi yang tidak adil dari kekayaan dan kekuasaan; kecenderungan monopoli pasar atau oligopoli (dan pemerintah oleh oligarki), imperialisme, perang kontra-revolusioner dan berbagai bentuk eksploitasi ekonomi dan budaya; materialisme, represi pekerja dan anggota serikat buruh, alienasi sosial, kesenjangan ekonomi, pengangguran, dan ketidakstabilan ekonomi.

Kekinian, saya malah jadi pengelola kegiatan para kapitalis, 🙂 Adalah Aplikasi Silabi, Aplikasi besutan Kementerian Keuangan yang mencatat seluruh kegiatan keuangan di satuan kerja. Dalam beberapa litelatur lain, Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”.Ada hal yang baru dalam pikiran saya ternyata ada sisi lain dalam akuntansi dan pembukuan, sisi positif nya bahwa  Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan.

Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini meliputi pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zamanYunani kuno.

Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik – sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) – sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 – 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.

Dari beberapa sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Kapitalisme

http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi

Aplikasi Silabi
Aplikasi Silabi

Aplikasi Baru Buat Tahun Depan, Aplikasi RKAKL DIPA 2011 dan Aplikasi SPM 2011

 

Tampilan Depan Aplikasi SPM 2011

Minggu-minggu ini menjajal beberapa aplikasi baru dan update beberapa aplikasi keuangan, diantaranya Aplikasi RKAKL DIPA 2011. Pada tahun lalu aplikasi terdiri dari dua bagian, yaitu Aplikasi DIPA 2010 dan Aplikasi RKAKL 2010, sedang tahun ini dijadikan satu. Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah satker (satuan kerja) untuk membuat DIPA yang akan di sahkan oleh Kanwil Ditjen perbendaharaan provinsi. Aplikasi ini sendiri dibuat oleh dua ditjen sekaligus yaitu DJA dan DJP.

Namun dibanding aplikasi keuangan yang dibuat oleh Kementerian Keuangan lainnya, Aplikasi RKAKL DIPA 2011 masih memiliki masalah, terutama dalam masalah pencetakan. Dibeberapa printer, pencetakan halaman DIPA sebagian terpotong atau tidak tercetak. Padahal gejala ini sudah ada sejak tahun lalu. Dibanding dengan aplikasi lain, seperti Aplikasi SPM, Aplikasi GPP, SAKPA dan SIMAK, pencetakan tak bermasalah, mau dengan printer apapun merek dan jenisnya.

Aplikasi baru lainnya  yang dijajal adalah Aplikasi SPM 2011. Tampilan depan agak kinclong dengan tampilan tulisan Aplikasi SPM 2011 dengan teknik mengkilat (istilahnya glosy atau apa ya dalam Photoshop). Aplikasinya sendiri menurut saya lebih simple dibanding dengan Aplikasi 2010, tentunya akan mempermudah satuan kerja untuk membuat  Surat Perintah Membayar (SPM). Namun aplikasi SPM terbaru ini terasa agak lebih lambat dibanding aplikasi tahun lalu, beberapa bagian aplikasi dibuka terasa lambat.

Aplikasi sudah siap, tentunya siap bekerja di tahun depan.. dengan aplikasi baru tentunya juga dengan harapan baru… dan Selamat Bekerja

 

 

Selamat Datang Tahun Ajaran Baru 2010-2011

Tahun ajaran baru kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun ajaran yang lalu,kali ini saya memulainya dengan menahan kantuk 🙂 karena sebelumnya begadang nonton final Piala Dunia 2010 di televisi.Prediksi saya pada postingan saya terdahulu bahwa Spanyol akan menjadi juara dengan skor tipis terhadap Belanda jadi kenyataan. Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yg mengapresiasi beberapa prediksi saya pada blog ini.

Tahun ajaran 2010-2011, merupakan tahun ajaran yang penuh tantangan bagi sebagian guru terutama bagi yang sudah mendapat tunjangan profesi. Tekat untuk peningkatkan kinerja, peningkatan disiplin, dan peningkatan kualitas diri (guru) bergema di kalangan guru tempat saya mengajar. Kita tunggu kelanjutannya ke depan, sehingga apa yang mereka dapat tentunya sebanding dengan yang apa mereka kerjakan.

Bagi saya, sejak hari pertama tahun ajaran baru 2010-2010 disibukkan dengan kerjaan sampingan saya dibagian administrasi madrasah laporan-laporan keuangan, Barang Milik Negara, pengajuan permintaan pembayaran dan laporan kegiatan triwulan II tahun Anggaran 2010. Alhamdulillah semua berjalan lancar, berikutnya persiapan perangkat pembelajaran untuk semester I. Mudah-mudahan semua tugas saya, kita dan semua mendapat ridha dari Allah SWT dan membawa kebaikan bagi bangsa, negara dan agama.

Sekaligus ingin menanggapi beberapa komen di beberapa tulisan di blog ini,saya juga mengucapkan terima kasih. Pertama, saya ingin menanggapi saudara Athar yg menyebut bahwa isi blog ini melulu hanya masalah uang (tunjangan profesi) saja, sehingga melupakan hal lain seperti peningkatan mutu guru dan peserta didik. Menurut hemat saya, peningkatan mutu guru dan peserta didik stress-nya dimulai dari uang juga. Kesempatan guru untuk mengakses berita,  ilmu pengetahuan, dan se-abrek peningkatan kualitas manusia memerlukan uang juga kan ? dan juga bahasan tentang tunjangan profesi guru diblog ini juga sebanding dengan tema-tema yang lain.

Selanjutnya saya menanggapi, terhadap permintaan teman-teman tentang SK Dirjen Pendis tentang penetapan nama-nama penerima TPG, saya tegaskan bahwa saya tidak punya SK untuk daerah-daerah lain kecuali untuk Kalimantan Selatan. Itupun untuk Kalimantan Selatan tidak lengkap. Untuk hal ini saya mohon maaf.  Silakan anda tanyakan kepada pihak/instansi yang terkait.

Demikian, semoga bermanfaat..