Penggunaan Dana BOS Madrasah dan Aplikasi RKAKLDIPA 2011

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah sejak tahun 2010 sudah masuk ke dalam DIPA satuan kerja masing-masing. Penggunaan Dana BOS menggunakan akun (mata anggaran) 521219 untuk Belanja barang non operasional lainnya. Implikasi dari penggunaan akun ini, dana BOS tidak bisa diakomodasikan untuk akun dan mata anggaran belanja modal seperti 532111 Belanja  modal  peralatan  dan  mesin  misalnya komputer, media pembelajaran (LCD,Laptop) atau 536111 Belanja  modal fisik  lainya  misalnya meubeler dan buku-buku pelajaran.

Dengan akun 521219 dana BOS sebenarnya hanya bisa digunakan untuk Penerimaan  siswa  baru,  Biaya  operasionalTim  BOS,  Ujian-ujian,  Kegiatan  belajar  mengajar,  Biaya  pendaftaran  mengikuti  lomba  dan lain-lain  yang  sejenis. Sementara itu untuk jenis honor, uang lelah, transport, insentif yang terkait dengan output kegiatan masih menjadi perdebatan apakah menggunakan 521213 : Belanja  Honorarium  yang  terkait  dengan  output  kegiatan atau menggunakan 521219 atau menggunakan akun 51 (belanja pegawai).

Lanjutkan membaca “Penggunaan Dana BOS Madrasah dan Aplikasi RKAKLDIPA 2011”

Aplikasi Baru Buat Tahun Depan, Aplikasi RKAKL DIPA 2011 dan Aplikasi SPM 2011

 

Tampilan Depan Aplikasi SPM 2011

Minggu-minggu ini menjajal beberapa aplikasi baru dan update beberapa aplikasi keuangan, diantaranya Aplikasi RKAKL DIPA 2011. Pada tahun lalu aplikasi terdiri dari dua bagian, yaitu Aplikasi DIPA 2010 dan Aplikasi RKAKL 2010, sedang tahun ini dijadikan satu. Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah satker (satuan kerja) untuk membuat DIPA yang akan di sahkan oleh Kanwil Ditjen perbendaharaan provinsi. Aplikasi ini sendiri dibuat oleh dua ditjen sekaligus yaitu DJA dan DJP.

Namun dibanding aplikasi keuangan yang dibuat oleh Kementerian Keuangan lainnya, Aplikasi RKAKL DIPA 2011 masih memiliki masalah, terutama dalam masalah pencetakan. Dibeberapa printer, pencetakan halaman DIPA sebagian terpotong atau tidak tercetak. Padahal gejala ini sudah ada sejak tahun lalu. Dibanding dengan aplikasi lain, seperti Aplikasi SPM, Aplikasi GPP, SAKPA dan SIMAK, pencetakan tak bermasalah, mau dengan printer apapun merek dan jenisnya.

Aplikasi baru lainnya  yang dijajal adalah Aplikasi SPM 2011. Tampilan depan agak kinclong dengan tampilan tulisan Aplikasi SPM 2011 dengan teknik mengkilat (istilahnya glosy atau apa ya dalam Photoshop). Aplikasinya sendiri menurut saya lebih simple dibanding dengan Aplikasi 2010, tentunya akan mempermudah satuan kerja untuk membuat  Surat Perintah Membayar (SPM). Namun aplikasi SPM terbaru ini terasa agak lebih lambat dibanding aplikasi tahun lalu, beberapa bagian aplikasi dibuka terasa lambat.

Aplikasi sudah siap, tentunya siap bekerja di tahun depan.. dengan aplikasi baru tentunya juga dengan harapan baru… dan Selamat Bekerja