Gaji Ke-13 Tahun 2011, Ditunda !

Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agus Suprijanto, di media online detik.com  (14/6) menyatakan kemungkinan besar, awal Juli mendatang PNS baru bisa menerima gaji ke-13. Yang ditunggu oleh DJP Kemenkeu adalah PP yang mengatur tatacara pembayaran gaji ke-13 belum keluar dari sarangnya di Sekretariat Negara. Sementara yang ditunggu oleh ribuah satuan kerja adalah SE dari  Dirjen Perbendaharaan. Jadi, selama PP (Peraturan Pemerintah) nya belum turun, maka SE nya pun tak ada. Jika tahun 2010 lalu,  PP No.54 terbit tanggal 15 Juni 2010, sepertinya PP untuk tahun 2011  tidak akan terbit dalam waktu dekat ini ataub pada tanggal yang sama.

Walau sebenarnya, satuan kerja yang dananya dari APBN sejak beberapa tahun yang lalu tidak pernah dibayarkan pada bulan Juni. Saya masih ingat ketika tahun lalu, pengajuan permintaan pembayaran ke KPPN setempat baru bisa diajukan di atas tanggal 25.  Alhasil, biasanya gaji ke-13 diterima barengan dengan gaji bulan Juli.

Namun, jika asumsi PP untuk  tahun ini memang telat dikeluarkan, apalagi di bulan Juli, belum lagi nunggu SE nya, maka tergantung kesiapan KPPN aja lagi. KPPN yang mengurus banyak satker tentunya akan overload, karena selain memproses pengajuan gaji pokok bulanan juga mem-proses gaji ke-13. Idealnya sih, PP dan SE-nya keluar bulan ini juga, trus pengajuannya bareng dengan pengajuan gaji bulan Agustus. Tinggal tunggu beberapa hari, uangnya masuk ke rekening.

Jika pengajuan nya harus nunggu teman-teman KPPN menyelesaikan gaji bulan Agustus dulu, trus baru tanggal 25 Juli baru bisa diajukan permintaan pembayaran gaji ke-13 dan diterima di awal Agustus 2011, maka kasian nih teman-teman PNS yang pengen menyekolahkan anaknya, karena tanggal segitu sudah masuk tahun ajaran baru. Walau saya belum punya anak yang sekolah, tapi saya tahu sekali bagaimana perlunya uang tambahan untuk keperluan anak sekolah. Trus, gaji ke-13 akhirnya jadi kehilangan fungsinya untuk membantu keperluan anak PNS yang mau sekolah/kuliah.

Insya Allah, semua berjalan lancar .. dan harap bersabar ya..  🙂

Update Terbaru

PP dan Perdirjen tentang gaji ke 13 telah terbit, yaitu :

PP no 33 Tahun 2011, untuk download klik disini ==> KLIK DISINI

Perdirjen No.38/PB/2011, untuk download Klik Disini ==> KLIK DISINI

Berdasarkan hal ini, maka kasusnya, saya nyatakan selesai dan ditutup, supaya diskusi nya tidak berkembang kemana-mana, selamat untuk semua ..

Cara Penghitungan Gaji Ke 13 Tahun 2010

Insya Allah bulan depan (seperti tahun-tahun yang lewat) para PNS mendapat gaji ke-13. Program Gaji ke-13 salah satunya digunakan untuk membantu para orang tua yang mempunyai anak untuk biaya masuk sekolah dan tentunya peningkatan kesejahteraan bagi PNS itu sendiri. Bagi para pembuat daftar gaji seperti saya, yang ditunggu pertama kali adalah surat edaran dari Dirjen Perbendaharaan tentang cara pembayaran dan waktu permintaan Gaji Ke-13, setelah surat edaran ini keluar baru semua satker boleh mengajukan permintaan pembayaran Gaji Ke-13. Setelah diajukan permintaan pembayarannya dengan Aplikasi SPM dan daftar gajinya dengan aplikasi GPP 2010, maka perlu waktu sekitar 2 hari kerja untuk masuk ke rekening bendahara dan rekening masing-masing pegawai.

Namun harus diingat lho.. pembayaran yang beginian tergantung kecepatan bendaharawan dan pembuat daftar gajinya, jika mereka berdua itu telat atau lambat mengajukan permintaan maka lambat juga sampai ke rekening/ ke tangan pegawai. Termasuk juga permintaan pembayaran untuk kekurangan gaji (rapel) dan gaji susulan.

Berdasarkan perhitungan gajike-13 tahun lalu, yang menjadi patokan penghitungan gaji ke-13 adalah gaji pokok bulan Juni. Berarti seberapa yang kita dapat pada bulan juni,maka sebesar itu pula yang kita dapat. Jika misalkan anda naik pangkat, sedangkan SK nya belum datang dan SK pangkat itu terhitung sebelum Juni   atau bulan Juni maka anda bisa dimintakan kekurangan gaji ke-13 dengan daftar tersendiri setelah mendapat SK nya.

Gaji ke-13 hanya memuat :

  1. Gaji pokok
  2. Tunjangan istri/suami sebesar 10% dari gaji pokok
  3. Tunjangan anak sebesar 2% dari Gaji pokok per anak
  4. Tunjangan fungsional/struktural/umum (tergantung jenis tunjangan)
  5. Tunjangan pajak PPh

Jenis potongan :

  1. Pajak PPh

Untuk potongan pajak jadinya kosong,artinya pajak PPh itu dibayar oleh pemerintah jadi potongan pajak jadi kosong atau Rp. 0,-

Yang tidak ada dalam perhitungan Gajike-13 adalah :

  1. Uang Beras
  2. Potongan Iuran wajib pegawai (10%)
  3. tabungan perumahan/sewa rumah dll
  4. uang makan

Demikian semoga bermanfaat,dan silahkan bersabar menunggu nya .. 🙂 Dan yang penting gaji-13 bebas potongan hutang-hutang seperti Bank, Koperasi dan potongan-potongan lainnya hehehehehehe…

UPDATE TERBARU :

Juknis Pembayaran Gaji Ke-13 Tahun 2010 telah terbit, lihat postingan terbaru di blog ini, atau klik DISINI

Postingan Terkait :

https://rumahnajwa.wordpress.com/2010/05/16/juni-laporan-simak-bmn-sakpa-gaji-ke-13-tahun-2010-dan-mungkin-tunjangan-profesi-guru-dan-tunjangan-lainnya/

Ke Beranda