Gaji Ke-13 Tahun 2012 untuk PNS,.. Soon :)

Pada akhir-akhir ini banyak pengunjung blog ini yang membuka postingan atau bertanya  seputar gaji ke-13 tahun 2012 untuk PNS, TNI dan POLRI.  Sudah pada gak sabar menunggu ya ? Hehehe. Sabar ya, buat semua .. Pokoknya gaji ke-13 tahun 2012 ini tetap ada,  Apa dasarnya ? Anggarannya sudah ada dalam DIPA masing-masing satuan kerja K/L seluruh Indonesia. Yang ditunggu adalah Peraturan Pemerintah dulu, lalu SE dari Dirjen Perbendaharaan yang mengatur tata cara dan waktu pengajuan pembayarannya. Untuk mengetahui lebih cepat bisa masuk ke websitenya Dirjen Perundang-undangan Kemenkumham bisa klik DISINI dan untuk SE Dirjend Perbendaharaan Kemenkeu bisa klik di SINI.

Gaji ke-13 untuk PNS, TNI dan Polri serta pensiunan diberikan sejak jaman Megawati Sukarnoputri menjabat presiden yang ke-lima di negara tercinta ini. Sejak itu juga kebijakan ini diteruskan oleh presiden berikutnya, Susilo Bambang Yudhoyono. Gaji ke-13 diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri. Karena pembagiannya pada sekittar bulan Juni dan Juli, maka sering diartikan bantuan pemerintah untuk anak-anak PNS, TNI dan POLRI buat masuk sekolah.

Bagi PNS daerah yang dibayar dengan APBD kadang lebih cepat pencairannya, karena mereka hanya menunggu peraturan pemerintah saja, sedang untuk PNS pusat dengan dana APBN, harus menunggu peraturan yang dibuat oleh sang juru bayar, dalam hal ini Direktorat jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Dirjen Perbendaharaan sejak sebulan yang lewat sudah menerbitkan update terbaru Aplikasi GPP, untuk Gaji Ke-13 terutama masalah penghitungan pajaknya.

Gaji ke-13 diberikan sebesar satu bulan gaji, minus tunjangan beras, namun tidak memungut Iuran Wajib Pegawai, sebesar 10 %. Penentuan besaran Gaji ke-13 berdasar pada bulan terakhir sebelum gaji ke-13 dibayarkan.

Demikian, kita tunggu rame-rame ya .. 🙂 and kalo ada dapat kabar duluan, bagi-bagi informasi di sini ya …

STOP PRESS

PP nya sudah terbit, ternyata lebih ada duluan di http://setkab.go.id  .. PP nya Silahkan di unduh di http://sipuu.setkab.go.id/PUUdoc/17593/PP0572012.pdf

Tunjangan Kinerja dalam Gaji Ke-13, Diskriminatif kah ?

Di beberapa media online hari ini Jum’at (9/7) memberitakan pendapat dari anggota Komisi I DPD Asal Gorontalo, Elnino M. Husain Mohi, tentang Peraturan DirJen Perbendaharaan Nomor PER-38/pb/2011,  petunjuk teknis pemberian gaji ke-13 dalam tahun anggaran 2011 kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus ditinjau kembali, karena dianggap  diskriminatif terhadap guru dan dosen se Indonesia. Lebih lanjut menurut Mohi pembayaran gaji ke-13 berdasarkan penghasilan yang diterima PNS pada bulan Juni 2011, istilah penghasilan sepertinya sengaja digunakan untuk memperluas pendapatan oknum atau kelompok tertentu saja. Elnino menduga pembuatan aturan ini hanya untuk mengakomodir kepentingan si pembuat aturan itu sendiri. Sewajar dan sewarasnya, kinerja tidak dapat dihargai dua kali. ”Kinerja Juni sudah dibayar pada bulan Juni, masa dibayar lagi dalan pengertian bulan ke-13. Lha, yang dibayar di bulan ke-13 itu kinerja yang mana lagi,” sergah Elnino.

Ya.. begitu kutipan berita media online hari ini membahas pembayaran gaji ke-13 yang katanya perlu ditinjau lagi. Setahu saya selain tunjangan kinerja dan tunjangan-tunjangan yang tidak melekat pada gaji lainnya, ada sekitar 308 jenis tunjangan yang melekat pada gaji diterima oleh PNS. Yang 308 jenis tunjangan ini, apakah semuanya termasuk juga dalam penghitungan gaji ke-13, saya tak tahu pasti. Yang jelas sepertinya ada 11 jenis tunjangan yang tidak dibayarkan dalam gaji  ke-13, padahal ke 11 tunjangan ini termasuk dalam kategori  penghasilan tetap yg diterima juga pada bulan Juni 2011 (pasal 3 ayat 1  dan Pasal 3 ayat 6).

Yang agak menggelitik pendapat Mohi, adalah jika tunjangan kinerja dibayar berdasar kinerja PNS, lalu bulan ke-13 itu bulan yang mana yang bisa dihitung kinerjanya. Dalam hati saya tertawa nambah aja lagi satu bulan, bulan Suro kek .. Hehehehehe. Terus kalau juga tak terukur, kenapa dibedakan dengan tunjangan profesi guru dan dosen ? Hah.. untuk pertanyaan kelas tinggi ini, saya tak bisa berandai-andai untuk menjawabnya, terima kasih buat Pak Mohi yang berpikirnya sudah sampai kesana.

Diskriminatif  kah, menurut anda ?

Jika ingin melihat berita lengkapnya bisa klik disini ==> http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/07/08/brk,20110708-345478,id.html

Gaji Ke-13 Tahun 2011, Ditunda !

Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agus Suprijanto, di media online detik.com  (14/6) menyatakan kemungkinan besar, awal Juli mendatang PNS baru bisa menerima gaji ke-13. Yang ditunggu oleh DJP Kemenkeu adalah PP yang mengatur tatacara pembayaran gaji ke-13 belum keluar dari sarangnya di Sekretariat Negara. Sementara yang ditunggu oleh ribuah satuan kerja adalah SE dari  Dirjen Perbendaharaan. Jadi, selama PP (Peraturan Pemerintah) nya belum turun, maka SE nya pun tak ada. Jika tahun 2010 lalu,  PP No.54 terbit tanggal 15 Juni 2010, sepertinya PP untuk tahun 2011  tidak akan terbit dalam waktu dekat ini ataub pada tanggal yang sama.

Walau sebenarnya, satuan kerja yang dananya dari APBN sejak beberapa tahun yang lalu tidak pernah dibayarkan pada bulan Juni. Saya masih ingat ketika tahun lalu, pengajuan permintaan pembayaran ke KPPN setempat baru bisa diajukan di atas tanggal 25.  Alhasil, biasanya gaji ke-13 diterima barengan dengan gaji bulan Juli.

Namun, jika asumsi PP untuk  tahun ini memang telat dikeluarkan, apalagi di bulan Juli, belum lagi nunggu SE nya, maka tergantung kesiapan KPPN aja lagi. KPPN yang mengurus banyak satker tentunya akan overload, karena selain memproses pengajuan gaji pokok bulanan juga mem-proses gaji ke-13. Idealnya sih, PP dan SE-nya keluar bulan ini juga, trus pengajuannya bareng dengan pengajuan gaji bulan Agustus. Tinggal tunggu beberapa hari, uangnya masuk ke rekening.

Jika pengajuan nya harus nunggu teman-teman KPPN menyelesaikan gaji bulan Agustus dulu, trus baru tanggal 25 Juli baru bisa diajukan permintaan pembayaran gaji ke-13 dan diterima di awal Agustus 2011, maka kasian nih teman-teman PNS yang pengen menyekolahkan anaknya, karena tanggal segitu sudah masuk tahun ajaran baru. Walau saya belum punya anak yang sekolah, tapi saya tahu sekali bagaimana perlunya uang tambahan untuk keperluan anak sekolah. Trus, gaji ke-13 akhirnya jadi kehilangan fungsinya untuk membantu keperluan anak PNS yang mau sekolah/kuliah.

Insya Allah, semua berjalan lancar .. dan harap bersabar ya..  🙂

Update Terbaru

PP dan Perdirjen tentang gaji ke 13 telah terbit, yaitu :

PP no 33 Tahun 2011, untuk download klik disini ==> KLIK DISINI

Perdirjen No.38/PB/2011, untuk download Klik Disini ==> KLIK DISINI

Berdasarkan hal ini, maka kasusnya, saya nyatakan selesai dan ditutup, supaya diskusi nya tidak berkembang kemana-mana, selamat untuk semua ..

Gaji Ke-13 Tahun 2011, Ditunggu !

Ketika bulan Desember 2010, Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) 2011 pada semua satker terbit, salah satu perhatian dalam anggaran belanja pegawai adalah apakah gaji dianggarkan untuk 13 bulan. Ternyata di tahun 2011, gaji ke-13 tetap ada. Sekarang yang ada hanya menunggu, biasanya akan didahului dengan Surat Edaran dari Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan tentang teknis dan waktu pembayarannya.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Surat Edaran nya terbit sekitar bulan Juni dan Juli. Demikian juga pembayarannya sekitar di akhir bulan Juni dan Juli. Jika merujuk Surat Edaran tentang pembayaran gaji ke-13 tahun lalu, maka yang menjadi acuan jumlah pembayaran gaji ke-13 adalah gaji pokok bulan Juni 2010. Artinya gaji ke-13 besarannya sama dengan gaji pokok yang didapat pada bulan Juni. Jika misalkan anda naik pangkat, sedangkan SK nya belum datang dan SK pangkat itu terhitung sebelum Juni   atau bulan Juni maka anda bisa dimintakan kekurangan gaji ke-13 dengan daftar tersendiri setelah mendapat SK nya. Apakah tahun ini peraturannya tetap, kita tunggu saja Surat Edarannya.

Namun harus diingat lho.. pembayaran yang beginian tergantung kecepatan bendaharawan dan pembuat daftar gajinya, jika mereka berdua itu telat atau lambat mengajukan permintaan maka lambat juga sampai ke rekening/ ke tangan pegawai. Termasuk juga permintaan pembayaran untuk kekurangan gaji (rapel) dan gaji susulan.

Continue reading “Gaji Ke-13 Tahun 2011, Ditunggu !”

Cara Penghitungan Gaji Ke 13 Tahun 2010

Insya Allah bulan depan (seperti tahun-tahun yang lewat) para PNS mendapat gaji ke-13. Program Gaji ke-13 salah satunya digunakan untuk membantu para orang tua yang mempunyai anak untuk biaya masuk sekolah dan tentunya peningkatan kesejahteraan bagi PNS itu sendiri. Bagi para pembuat daftar gaji seperti saya, yang ditunggu pertama kali adalah surat edaran dari Dirjen Perbendaharaan tentang cara pembayaran dan waktu permintaan Gaji Ke-13, setelah surat edaran ini keluar baru semua satker boleh mengajukan permintaan pembayaran Gaji Ke-13. Setelah diajukan permintaan pembayarannya dengan Aplikasi SPM dan daftar gajinya dengan aplikasi GPP 2010, maka perlu waktu sekitar 2 hari kerja untuk masuk ke rekening bendahara dan rekening masing-masing pegawai.

Namun harus diingat lho.. pembayaran yang beginian tergantung kecepatan bendaharawan dan pembuat daftar gajinya, jika mereka berdua itu telat atau lambat mengajukan permintaan maka lambat juga sampai ke rekening/ ke tangan pegawai. Termasuk juga permintaan pembayaran untuk kekurangan gaji (rapel) dan gaji susulan.

Berdasarkan perhitungan gajike-13 tahun lalu, yang menjadi patokan penghitungan gaji ke-13 adalah gaji pokok bulan Juni. Berarti seberapa yang kita dapat pada bulan juni,maka sebesar itu pula yang kita dapat. Jika misalkan anda naik pangkat, sedangkan SK nya belum datang dan SK pangkat itu terhitung sebelum Juni   atau bulan Juni maka anda bisa dimintakan kekurangan gaji ke-13 dengan daftar tersendiri setelah mendapat SK nya.

Gaji ke-13 hanya memuat :

  1. Gaji pokok
  2. Tunjangan istri/suami sebesar 10% dari gaji pokok
  3. Tunjangan anak sebesar 2% dari Gaji pokok per anak
  4. Tunjangan fungsional/struktural/umum (tergantung jenis tunjangan)
  5. Tunjangan pajak PPh

Jenis potongan :

  1. Pajak PPh

Untuk potongan pajak jadinya kosong,artinya pajak PPh itu dibayar oleh pemerintah jadi potongan pajak jadi kosong atau Rp. 0,-

Yang tidak ada dalam perhitungan Gajike-13 adalah :

  1. Uang Beras
  2. Potongan Iuran wajib pegawai (10%)
  3. tabungan perumahan/sewa rumah dll
  4. uang makan

Demikian semoga bermanfaat,dan silahkan bersabar menunggu nya .. 🙂 Dan yang penting gaji-13 bebas potongan hutang-hutang seperti Bank, Koperasi dan potongan-potongan lainnya hehehehehehe…

UPDATE TERBARU :

Juknis Pembayaran Gaji Ke-13 Tahun 2010 telah terbit, lihat postingan terbaru di blog ini, atau klik DISINI

Postingan Terkait :

https://rumahnajwa.wordpress.com/2010/05/16/juni-laporan-simak-bmn-sakpa-gaji-ke-13-tahun-2010-dan-mungkin-tunjangan-profesi-guru-dan-tunjangan-lainnya/

Ke Beranda