Sejarah Pornografi : Dari Pompei Hingga Era Tera Patrick.. :)

Pengantar :

Pornografi menjadi masalah isu nasional di Indonesia, banyak dikeluhkan oleh berbagai pihak terutama di kalangan dunia  pendidikan. Sebarannya di internet tak bisa dibendung oleh pemerintah, janji Kementrian Informasi dan komunikasi untuk memblokir situs-situs porno jadi isapan jempol belaka. Isu-isu video porno lokal, sampai Miyabi hingga yang terbaru Tera Patrick seharusnya menjadi perhatian pihak yang terkait. Termasuk undang-undang nya pun sudah dibuat. Lalu apa yang dimaksud dengan pronografi ? Menurut KBBI Online, pornografi setidaknya mempunyai arti :

  1. Pengambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu birahi.
  2. Bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu birahi dalam seks.

Dalam sejarah nya di Indonesia, Serat Centini yang dibuat pada masa raja Pakubuwono IV, syarat dengan simbol-simbol seksualitas kehidupan masyarakat Jawa pada masa itu. Serat ini digubah pada sekitar 1815 oleh tiga orang pujangga istana Kraton Surakarta ini berupa tembang, dan masalah seksual ternyata menjadi tema sentral yang diungkap secara verbal dan terbuka, tanpa tedeng aling-aling alias blak-blakan. Namun sebenarnya Serat Centini lebih berbentuk sebagai karya seni dari pada sebuah bentuk pornografi, hal inilah yang membuat kitab ini menjadi mashur.

Bagaimana perkembangan pornografi di dunia, berikut kutipan tulisan yang saya kutip langsung dari http://bootingskoblog.wordpress.com/2010/01/26/serba-pertama-seputar-pornografi/


Lanjutkan membaca “Sejarah Pornografi : Dari Pompei Hingga Era Tera Patrick.. :)”